JAKARTA – Astemo (Advanced Sustainable Technologies for Mobility) meluncurkan suspensi belakang motor Showa Evo PD (Position Dependent Rear Cushion), di Automechanika Indonesia 2026. Produk ini menjadi penampilan perdana Evo PD sekaligus bagian dari langkah Showa memperkenalkan teknologi tersebut ke pasar global.
Mengusung tema “Comfort in Motion, Confidence in Control”, Evo PD dikembangkan untuk memberikan kenyamanan sekaligus menjaga kestabilan motor dalam berbagai kondisi berkendara.
Pengembangannya tidak hanya mempertimbangkan kondisi ketika motor dikendarai sendirian di jalan yang rata. Showa juga memperhitungkan situasi yang lebih sering ditemui dalam penggunaan sehari-hari, seperti melewati polisi tidur, jalan rusak, membawa penumpang, hingga membawa beban berat.
Redaman Menyesuaikan Posisi Suspensi
Sesuai namanya, teknologi Position Dependent pada Evo PD membuat karakter redaman berubah berdasarkan posisi kerja suspensi. Saat suspensi bekerja pada small stroke atau 0–45 mm, redaman dibuat lebih ringan sehingga menghasilkan rasa berkendara yang lebih nyaman, terutama ketika motor digunakan sendiri. Sementara ketika suspensi masuk ke large stroke sekitar 45–80 mm, redaman menjadi lebih kuat untuk membantu meningkatkan kestabilan. Kondisi ini terutama dibutuhkan saat motor membawa penumpang atau beban lebih berat.
Dengan cara kerja tersebut, karakter suspensi dapat menyesuaikan kondisi yang sedang dihadapi motor tanpa mengorbankan kenyamanan ketika digunakan dalam kondisi normal.
Dibekali Pegas dengan Tiga Tahapan
Showa Evo PD juga menggunakan desain pegas khusus dengan tiga tahapan spring rate. Menurut materi yang dipaparkan Showa, konfigurasi tersebut memungkinkan suspensi menyerap energi hingga 23 persen lebih besar dibandingkan sistem OEM yang menjadi pembanding.
Pengaturan suspensi juga dilakukan dengan mempertimbangkan karakter jalan di Asia dan melalui setting yang dilakukan oleh rider Jepang. Showa menyebut pendekatan tersebut ditujukan untuk mendapatkan perpaduan antara karakter sporty, kenyamanan, dan kestabilan.
Bump Stopper Khusus
Untuk membantu kerja suspensi ketika mendekati batas gerak, Evo PD menggunakan progressive bump stopper berbahan urethane khusus.
Komponen tersebut memiliki karakter progresif sehingga mampu menyerap energi lebih besar dan membuat sensasi ketika suspensi mencapai batas stroke terasa lebih halus.
Showa juga membekali Evo PD dengan low friction piston ring. Penggunaan material khusus pada bagian ini bertujuan mengurangi gesekan sehingga gerakan suspensi terasa lebih halus.
Dikembangkan di Jepang untuk Berbagai Kondisi Jalan Asia
Showa menyebut Evo PD dikembangkan dengan standar kualitas OEM Jepang. Proses desain dan pengujian dilakukan di Jepang, sementara setting suspensi dilakukan oleh rider Jepang dengan mempertimbangkan karakter jalan di Asia.
Pendekatan tersebut menjadi bagian dari teknologi Advance Performance milik Showa, yang mengedepankan kemudahan penyetelan, teknologi pengembangan internal, electronic control, serta
Debut di Tujuh Model Sepedamotor
Pada debutnya di Automechanika Indonesia 2026, Showa memperkenalkan Evo PD untuk tujuh aplikasi sepedamotor.
Produk tersebut tersedia untuk:
- Honda BeAT 110 cc
- Honda Genio 110 cc
- Honda Vario 125, 150, dan 160 cc
- Honda Stylo 160 cc
- Honda Scoopy 110 cc
- Honda PCX 150 cc dan 160 cc
- Honda Supra X 125 cc
Showa menyebut Automechanika Indonesia 2026 sebagai world premiere Evo PD sekaligus langkah awal untuk pengembangan dan penyebaran produk tersebut ke pasar global. Evo PD juga diperkenalkan dalam empat pilihan warna Biru, Merah, Putih, Hitam.
Bagi para pengunjung yang ingin melihat langsung produk tersebut, Showa menempati Hall 5 NICE (Nusantara International Convention Exhibition), di Automechanika Indonesia 2026. ##
