Jakarta – Hyundai Indonesia memperkuat komitmennya kepada pelanggan melalui program Hyundai Premium Courtesy Car, yakni penyediaan unit mobil pengganti sementara untuk pelanggan yang menjalani perawatan maupun perbaikan di bengkel. Bagian dari layanan purnajual myHyundai Care ini, hadir untuk memberi ketenangan pikiran dalam memiliki kendaraan merek Korea Selatan tersebut.
Courtesy Car atau mobil pengganti, merupakan salah satu layanan unggul Hyundai Indonesia. konsumen tak perlu khawatir akan ketersediaan unit pengganti dan batasan jangkauan, karena perusahaan telah memastikan layanan ini didukung ratusan kendaraan, di jaringan dealer resmi terpilihnya.
Kenny Lee, President Director Hyundai Motors Indonesia, mengatakan, “Melalui Hyundai Premium Courtesy Car Program dimana kami mempersiapkan lebih dari 250 unit kendaraan di jaringan dealer terpilih, kami memastikan pelanggan dapat tetap menjalankan aktivitas sehari-hari dengan lancar, bahkan saat kendaraan mereka membutuhkan waktu servis yang lebih lama.”
Memastikan pelanggan nyaman selama proses perbaikan kendaraan, Hyundai Indonesia menyediakan berbagai mobil pengganti, mulai dari model bermesin konvensional seperti STARGAZER, CRETA, hingga model elektrifikasi seperti IONIQ 5. Namun, hal ini tak menentu, karena menyesuaikan dengan ketersediaan di masing-masing dealer.
“Dengan menyediakan model seperti Hyundai IONIQ 5, kami tidak hanya menghadirkan kenyamanan praktis, tetapi juga membuka kesempatan bagi lebih banyak pelanggan untuk merasakan pengalaman mengendarai mobil listrik Hyundai,” ujar Fransiscus Soerjopranoto, Chief Operating Officer, Hyundai Motors Indonesia.

Bagaimana memanfaatkan layanan purnajual Hyundai Indonesia ini?
Layanan Hyundai Premium Courtesy Car Program dapat dimanfaatkan oleh pemilik kendaraan tanpa batasan usia maupun jarak tempuh. Namun, ada syarat yang perlu diperhatikan, yakni kendaraan yang diperbaiki harus ditangani di bengkel resmi, serta berlaku bagi kendaraan yang didistribusikan langsung oleh PT Hyundai Motor Indonesia. Selain itu, layanan ini tidak berlaku.
Selain itu, ada lagi ketentuan yang perlu jadi catatan dalam memanfaatkan layanan mobil pengganti ini, yaitu untuk pelanggan yang melakukan general repair dengan estimasi waktu pengerjaan lebih dari 1×24 jam, dan pelanggan yang menjalani perbaikan cat dan bodi kendaraan dengan estimasi waktu pengerjaan lebih dari 14×24 jam, alias dua minggu.
Pelanggan yang memanfaatkan mobil pengganti saat melakukan perawatan maupun perbaikan, dibatasi penggunaannya hingga 17 hari. Namun apabila ada masalah lebih lanjut yang mengharuskan layanan ini diperpanjang, maka dapat diperpanjang dengan berdasar kebutuhan dan persetujuan dari pihak dealer.
“Kalau general repair menginap satu malam, pasti akan diberikan kendaraan pengganti tersebut. Kalau body repair estimasi perbaikannya selama dua minggu, juga akan diberikan kendaraan penggantinya. Jadi pelanggan saat menyerahkan kendaraannya, akan langsung ditukarkan, tanpa terkena biaya apapun,” tambah Frans.
Melalui skema ini, Hyundai memastikan bahwa Premium Courtesy Car Program dapat dihadirkan secara optimal, relevan, dan memberikan manfaat nyata bagi pelanggan. Program ini didukung oleh jaringan dealer Hyundai yang berpartisipasi di berbagai wilayah Indonesia dan akan terus diperluas secara bertahap guna menjangkau lebih banyak pelanggan.
