Manila — Filipina menjadi pasar berikutnya setelah Pakistan menjadi negara pertama menjual Jaecoo J5 Hybrid Electric Vehicle (HEV). Dan, bukannya tidak mungkin model ini akan diniagakan di Indonesia.
Jaecoo J5 Hybrid menggendong mesin 4-silinder 1.500cc turbo bertenaga 105 kW (141 HP) dan bertorsi 215 Nm. Mesin yang dirancang khusus untuk mobil hybrid ini merupakan generasi kelima.
Jaecoo mengatakan tenaga kombinasi (mesin dan motor listrik) 221 HP (165 kW) dan torsi gabungan 295 Nm. Konsumsi bensin 18,87 kilometer per liter. Baterai 1.83 (kWh).
SUV front-wheel drive (FWD) ini dapat menempuh jarak lebih dari 950 kilometer ketika tangki bensin dalam kondisi penuh.
Jaecoo J5 Hybrid membawa Advanced Driver Assist Systems (ADAS) dengan sejumlah fungsi yakni Adaptive Cruise Control, Blind Spot Detection, Forward Collision Warning, Intelligent High Beam Control, dan lain-lain.
Di Indonesia, PT Chery Sales Indonesia (CSI) meniagakan Jaecoo J5 EV (electric vehicle) dengan 5 keungulan utama yakni:
- Pengisian Cepat 130 kW – Dari 30% ke 80% Hanya 28 Menit. Baterai berkapasitas 60,9 kWh ini mampu menempuh jarak hingga 461 km (standar NEDC) dalam satu kali pengisian daya — efisien untuk mobilitas harian, tapi juga cukup tangguh untuk perjalanan luar kota. Teknologi battery pre-conditioning juga menjaga performa optimal di berbagai kondisi suhu.
- Smart Cabin dengan AI Voice Control dan Konektivitas Lengkap. Interior mobil mengusung konsep Smart Grand Space Cabin, tempat semua sistem digital saling terhubung. Untuk head unit Jaecoo J5 EV Premium memiliki interface layar sentuh vertikal berukuran 12,3 inci Full HD dengan resolusi tinggi dilengkapi AI voice control, sehingga pengguna bisa mengontrol fungsi kendaraan hanya dengan perintah suara. Konektivitas pun lengkap: Apple CarPlay, Android Auto, dan fast wireless charging 50W memastikan pengalaman digital tanpa batas. Mobil sudah didukung Internet of Vehicle (IOV). Fitur ini memudahkan pengguna untuk dapat mengontrol dan mengetahui kendaraan dengan aplikasi di smartphone. Mulai dari mengetahui kapasitas baterai, menyalakan Air Conditioner (AC), juga menemukan lokasi kendaraan.
- Vehicle-to-Load (V2L) – Mobil yang Bisa Jadi Sumber Daya Listrik dengan daya hingga 3.300 watt. Artinya, SUV Jaecoo ini bisa menjadi sumber listrik portabel untuk berbagai perangkat elektronik seperti laptop dan proyektor, hingga kompor listrik dan lampu tenda saat berkemah. Fitur ini menjadikannya bukan hanya alat transportasi, tapi juga power hub untuk aktivitas outdoor maupun situasi darurat.
- Kamera 540° Panoramic Vision dan Sistem ADAS 17 fungsi.
- Active Grille Shutter & Smart Energy Management yang meningkatkan efisiensi energi. Fitur Active Grille Shutter (AGS) secara otomatis menyesuaikan aliran udara di bagian depan mobil untuk mengoptimalkan aerodinamika dan pendinginan baterai. Sementara itu, sistem smart regenerative braking secara cerdas mengubah energi pengereman menjadi tenaga listrik tambahan, memperpanjang jarak tempuh dan meningkatkan efisiensi secara keseluruhan.
Kita tunggu kehadiran Jaecoo J5 HEV di Indonesia. ##
