Jakarta — Kendaraan berteknologi PHEV (Plug-in Hybrid Electric Vehicle) menjadi solusi tepat bagi mereka yang memiliki mobilitas harian tinggi dan sering bepergian jauh. Dibandingkan mobil hybrid atau bahkan mobil listrik murni, PHEV menawarkan sejumlah keunggulan nyata.
Pada dasarnya PHEV menggabungkan elemen dari kendaraan bermesin pembakaran dalam (ICE = Internal Combustion Engine) konvensional dan kendaraan listrik berbasis baterai (BEV = Battery Electric Vehicle). Kendaraan ini dilengkapi dengan mesin bensin serta motor listrik yang ditenagai oleh baterai yang dapat diisi ulang. Perbedaan utamanya dibandingkan dengan kendaraan hibrida standar adalah PHEV dapat diisi dayanya dengan cara dicolokkan ke sumber listrik, sehingga memungkinkan perjalanan jarak pendek hanya dengan menggunakan tenaga listrik. Fleksibilitas ini menjadikannya pilihan penengah yang ideal bagi mereka yang tertarik dengan keunggulan berkendara menggunakan tenaga listrik, namun tetap membutuhkan mesin bensin sebagai cadangan untuk menempuh jarak lebih jauh.
PHEV menawarkan penghematan bahan bakar minyak (BBM) yang signifikan, terutama untuk perjalanan jarak pendek yang dapat ditempuh sepenuhnya dengan tenaga listrik. Tentu saja ini dapat menekan biaya BBM dan mengurangi frekuensi kunjungan ke SPBU (Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum).
Saat PHEV beroperasi dalam mode listrik penuh akan menghasilkan emisi lebih sedikit dibandingkan kendaraan-kendaraan yang hanya mengandalkan ICE. Oleh karena itu, kendaraan-kendaraan ini menjadi pilihan tepat bagi mereka yang ingin mengurangi jejak lingkungan tanpa harus beralih sepenuhnya ke kendaraan listrik.
Nah, PHEV menawarkan jangkauan yang lebih luas dibandingkan dengan BEV berkat adanya mesin bensin, sehingga praktis untuk perjalanan jarak jauh di mana stasiun pengisian daya mungkin sulit ditemukan.
DFSK E5 Plus; Cerdas, Nyaman dan Premium
Salah satu PHEV yang dijual di Indonesia adalah DFSK E5 Plus. SUV dengan harga Rp499 juta ini menjadi representasi arah baru DFSK dalam menghadirkan mobilitas cerdas, nyaman, dan premium bagi konsumen Indonesia.
Mode listrik (EV) DFSK E5 Plus mampu menempuh jarak hingga 140 kilometer berdasarkan standar NEDC (New European Driving Cycle). Angka tersebut lebih dari cukup untuk mobilitas harian para konsumen, seperti dari rumah ke kantor, mengantar anak sekolah, hingga berbelanja. Sepenuhnya bisa dilakukan tanpa menggunakan setetes bensin.
Begitu Anda bepergian jauh, tak perlu khawatir mencari SPKLU (Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum) atau sering mampir ke SPBU. Jika bensin (60 liter) dan baterai penuh, maka Anda dan keluarga dapat menempuh total jarak hingga 1.400 km (NEDC). Boleh jadi Anda tak perlu isi bensin dari Jakarta hingga Bali.
DFSK E5 Plus bermodal mesin H15R 1.500cc 4-silinder 16-katup, bertenaga 60 kW dan bertorsi 130 Nm; sebuah motor listrik (160 kW dan 280 Nm), serta baterai Lithium Iron Phosphate 25 kWh. Baterai memerlukan waktu hingga 28 menit untuk terisi dari 30%-80% di SPKLU fast charging.
PT Sokonindo Automobile (DFSK & Seres Indonesia) tidak melupakan kenyamanan para penumpang DFSK E5 Plus. Kabinnya yang luas dijamin nyaman bagi para penumpang. Kabin senyap didukung oleh lebih dari 300 titik peredam suara. Lalu ada Intelligent Air Purification System untuk menjaga kebersihan, kesehatan, dan kenyamanan udara dalam kabin.
Pengaturan kursi-kursi dilakukan secara elektrik untuk memudahkan pencarian posisi duduk paling ergonomis. Kursi-kursi dengan pendingin (ventilated seats). Sound system yang terdiri dari 13 speaker menyodorkan kejernihan dan imersif.
Jok-jok baris kedua menganut Captain Seat. Dengan begitu memberikan para penumpang ruang gerak yang sangat baik sekaligus menghadirkan privasi di area tempat duduk tanpa terganggu oleh aktivitas dari kursi sebelahnya.
Aroma modernitas dan kecanggihan DFSK E5 Plus diperoleh dari fitur perintah suara berbahasa Indonesia (SERA Voice Assistant), serta sarana hiburan dan informasi yang terpusat di layar 15,6 inch. Seluruh antarmuka perangkat elektronik ini dijalankan oleh chip processor Snapdragon 8155.
DFSK E5 Plus juga dilengkapi dengan 23 titik sensor berkemampuan tinggi yang mengakomodir sistem keselamatan saat berkendara. Sementara ADAS (Advanced Driver Assistance Systems) Level 2 (L2) terdiri dari 18 fungsi. ADAS L2 juga memungkinan pengemudi memerintahkan mobil melakukan parkir secara otomatis APA (Automatic Parking Assistance). Mobil bisa terhubung dengan smartphone pemilik menggunakan aplikasi DFSK connect.
Layaknya mobil-mobil elektrifikasi pada umumnya, DFSk E5 Plus menyediakan fitur V2L (vehicle-to-load) 3,3 kW sebagai sumber listrik untuk menyalakan lampu, kompor listrik, laptop, dan perangkat-perangkat elektrik lainnya saat beraktivitas di luar-ruang.
Jika Anda tertarik dengan DFSK E5 Plus silakan datangi dealer DFSK terdekat, atau kunjungi booth DFSK selama pameran kendaraan listrik Periklindo Electric Vehicle Show (PEVS) 2026, di JIEXPO, karena ada promo khusus berupa gratis perawatan berkala selama 5 tahun atau 100.000 km, dengan maksimal 10 kali perawatan dasar, termasuk suku cadang dan biaya jasa. ##
