CHONGQING — Changan Group meluncurkan SDA Pilot, sebuah sistem bantuan pengemudi canggih. Sistem ini dirancang untuk menjadikan pengalaman berkendara lebih aman, lebih mulus, dan bebas stress.
Peluncuran SDA Pilot dikembangkan oleh tim teknis internal dan merupakan hasil dari investasi berkelanjutan Changan dalam teknologi mengemudi cerdas.
“Tim pengemudian cerdas Changan telah berkembang dari segelintir insinyur menjadi lebih dari 7.500 personel, didukung oleh investasi litbang kumulatif yang melampaui 7,7 miliar euro. Kami akan terus menjalankan strategi transformasi cerdas serta mengembangkan teknologi inti secara mandiri,” ujar Zhu Huarong, Chairman Changan Group.
Perusahaan mengembangkan sejumlah prototipe (purwarupa) fungsi peringatan tabrakan depan dan peringatan keluar jalur (forward collision warning and lane departure warning) pada tahun 2011, serta berhasil memproduksi secara massal sistem IACC (Integrated Adaptive Cruise Control) Level 2 pada tahun 2018. Tonggak pencapaian berikutnya terjadi pada 20 Desember 2025, saat Changan memperoleh pelat nomor resmi pertama di Tiongkok untuk kendaraan dengan kemampuan mengemudi otonom kondisional Level 3.
“Changan mulai mengembangkan teknologi mengemudi cerdas pada tahun 2009, saat teknologi tersebut masih berupa objek penelitian laboratorium di Tiongkok. SDA Pilot adalah hasil dari seluruh pembelajaran kami sejak saat itu,” ujar Zhao Fei, Presiden Changan Group.
Saat ini, tiga tingkatan telah diluncurkan—yaitu Pro, Max, dan Ultra—dengan tingkatan yang lebih canggih akan menyusul kemudian. SDA Pilot Ultra mengintegrasikan Highway NCA, Urban NCA, bantuan parkir cerdas yang mencakup lebih dari 400 skenario, serta 31 fitur keselamatan aktif. Didukung oleh cip komputasi berkemampuan 560 TOPS dan LiDAR 256-line, sistem ini memberikan respons dalam hitungan milidetik untuk pengoperasian yang sangat mulus.
Changan SDA Pilot menunjukkan keunggulan teknologi yang nyata, menghadirkan pengalaman berkendara lebih aman, lebih mulus, dan bebas stres.
Lebih Aman (Safer): Changan SDA Pilot dilengkapi dengan deteksi LiDAR aktif dan pemrosesan data berfrekuensi tinggi 10Hz, sehingga mampu mendeteksi potensi bahaya lebih dini dibandingkan pengemudi manusia, bahkan dalam kondisi minim cahaya, silau, hujan, atau kabut.
Lebih Mulus (Smoother): Model besar *end-to-end* SDA Pilot dilatih menggunakan lebih dari 20 juta segmen data berkendara dunia nyata berkualitas tinggi, sehingga menghasilkan perilaku mengemudi yang intuitif dan menyerupai gaya manusia.
Bebas Stress (Stress-Free): SDA Pilot menghadirkan navigasi interaktif yang didukung oleh model besar multimodal dengan integrasi visi dan suara. Melalui perintah suara dalam bahasa alami dan kemampuan mengingat perilaku mengemudi, sistem ini memungkinkan terjadinya “dialog” nyata antara pengguna dan sistem.
Changan telah mendirikan Changan SDA Lab untuk mendukung kolaborasi melalui pengujian tanpa henti (24/7), lebih dari 400.000 skenario simulasi virtual, serta jarak tempuh simulasi harian sejauh 3,3 juta kilometer yang mencakup berbagai kondisi iklim di 224 wilayah di seluruh dunia. Dari laboratorium hingga ke jalan raya, skenario paling berbahaya dapat dicegah sebelum terjadi, dan pengalaman berkendara yang menenangkan dihadirkan bagi setiap pengguna.
Pada acara peluncuran SDA Pilot yang digelar di Chongqing pada 4 September 2026, CHANGAN NEVO Q06—model produksi pertama yang dilengkapi dengan SDA Pilot Ultra—resmi membuka pemesanan awal (pre-order). CHANGAN NEVO Q06 menyoroti langkah cepat produsen otomotif Tiongkok dalam menghadirkan teknologi bantuan pengemudi (Advanced Driver Assistance System) yang canggih ke pasar massal. ##
