JAKARTA – Sailun Mining Expo 2026 menjadi momentum bagi Sailun Group untuk memperkenalkan portofolio ban sekaligus produk terbaru yang kini diproduksi di Indonesia. Pameran industri pertambangan ini berlangsung di JIExpo Kemayoran, Jakarta, pada 9–12 September 2026.
Di kawasan pameran Mining Expo 2026, Sailun menampilkan sejumlah merek yang berada dalam portofolionya, yakni Sailun Tire, MAXAM, RoadX Tire, dan Blackhawk Tire. Masing-masing menawarkan produk dengan karakter dan peruntukan berbeda, mulai dari kendaraan operasional tambang hingga kebutuhan armada komersial.
Produk yang menjadi salah satu perhatian utama adalah Sailun Terramax M/T 2. Ban dengan karakter Mud-Terrain ini ditujukan untuk kendaraan yang harus berhadapan dengan medan berat, khususnya kendaraan 4×4 dan pikap yang digunakan sebagai kendaraan pendukung operasional.
Terramax M/T 2 mengandalkan desain tapak terbuka untuk membantu menjaga kemampuan ban saat melewati permukaan berlumpur maupun berbatu. Sailun juga membekalinya dengan teknologi 3D Interlocking Shoulder Sipes, yang dirancang membantu mengeluarkan lumpur dan kerikil dari area tapak sehingga traksi tetap terjaga.
Kebutuhan tersebut cukup relevan dengan kondisi operasional di sektor pertambangan dan perkebunan. Medan yang berubah-ubah, material batuan, hingga potensi benda tajam menjadi tantangan tersendiri bagi ban yang digunakan setiap hari.
Untuk menghadapi kondisi tersebut, Terramax M/T 2 menggunakan konstruksi karkas yang diperkuat dan dinding samping dengan ketebalan yang ditingkatkan. Pengembangan ini ditujukan untuk memberikan ketahanan lebih baik terhadap benturan, abrasi, maupun risiko tusukan ketika kendaraan beroperasi di medan berat.
Selain Terramax M/T 2, Sailun juga menampilkan lini ban Off-The-Road (OTR) MAXAM. Produk MAXAM diarahkan untuk kebutuhan kendaraan dan alat berat dengan beban tinggi, termasuk aplikasi di area pertambangan terbuka.
Sementara itu, merek Sailun, RoadX, dan Blackhawk melengkapi pilihan untuk kendaraan komersial dengan beragam ukuran serta pola tapak. Produk-produk tersebut dapat digunakan pada berbagai kebutuhan armada, termasuk truk pengangkut dan kendaraan logistik.
Menurut Guoqiang Cao, Sailun Group President Assistant & General Manager of Asia Region, kehadiran Sailun di Mining Expo 2026 menjadi bagian dari upaya perusahaan untuk lebih dekat dengan kebutuhan industri di Indonesia.
Ia menilai produksi Terramax M/T 2 secara lokal menjadi salah satu langkah untuk menghadirkan produk yang sesuai dengan karakter penggunaan di pasar Indonesia, sekaligus memperkuat posisi Sailun sebagai mitra bagi pelaku industri.
Dari sisi operasional, pemilihan ban menjadi salah satu faktor yang turut memengaruhi biaya pengoperasian armada. Kerusakan ban yang menyebabkan kendaraan berhenti di luar jadwal juga dapat mengganggu produktivitas, terutama pada aktivitas yang membutuhkan kendaraan bekerja secara terus-menerus.
Eko Supriyatin, Sales Director PT Sailun Tire Indonesia, mengatakan kondisi lapangan seperti lumpur, batuan tajam, hingga potensi ban mengalami kerusakan menjadi tantangan yang masih sering ditemui oleh pemilik armada.
Karena itu, menurutnya, aspek traksi dan daya tahan menjadi pertimbangan penting ketika memilih ban untuk kebutuhan operasional. Produk yang mampu bekerja lebih lama dan mengurangi risiko penghentian kendaraan secara tidak terencana dinilai dapat memberikan keuntungan dari sisi biaya dalam jangka panjang.
Melalui Mining Expo 2026, Sailun sekaligus memperlihatkan pendekatan yang lebih luas terhadap kebutuhan industri. Tidak hanya menawarkan ban untuk satu jenis kendaraan, perusahaan membawa portofolio mulai dari ban OTR untuk alat berat hingga ban komersial dan Mud-Terrain. ##
