Jakarta — PT Wahana Makmur Sejati (WMS) memperingatkan para bikers akan bahaya abu vulkanik dari meletusnya anak Gunung Krakatau. Abu vulkanik yang terbawa angin tidak hanya dapat mengganggu aktivitas, berpotensi memberikan dampak terhadap kesehatan dan keselamatan, terutama bagi masyarakat yang tetap harus melakukan mobilitas menggunakan sepeda motor.
Main Dealer sepeda motor Honda area Jakarta – Tangerang tersebut mengajak masyarakat untuk tetap menerapkan #Cari_Aman dalam setiap kondisi perjalanan. Tidak hanya menjaga keselamatan diri sendiri, juga pengendara lain dan sesama pengguna jalan.
“Keselamatan berkendara bukan hanya ditentukan oleh skill, tetapi juga bagaimana pengendara memitigasi dan membaca risiko kecelakaan yang diakibatkan kondisi lingkungan. Saat menghadapi jalan yang terdampak abu vulkanik, pengendara perlu lebih tenang, tidak terburu-buru, dan selalu mengutamakan keselamatan,” ujar Head of Safety Riding Promotion PT Wahana Makmur Sejati, Agus Sani.
PT Wahana Makmur Sejati pun membagikan 6 hal penting yang perlu diperhatikan pengendara ketika menghadapi kondisi lingkungan dengan paparan abu vulkanik:
- Gunakan Helm dengan Visor Tertutup. Penggunaan helm dengan visor tertutup penting untuk membantu melindungi wajah dan mata dari partikel abu yang beterbangan. Abu yang masuk ke mata dapat menyebabkan iritasi dan mengganggu konsentrasi pengendara, sehingga pastikan visor dalam kondisi bersih, tidak rusak, dan tetap memberikan pandangan jelas
- Gunakan Masker (Utamakan Masker N95). Partikel abu vulkanik yang sangat kecil berpotensi terhirup dan masuk ke saluran pernapasan. Pengendara disarankan menggunakan masker dengan kemampuan filtrasi yang baik, seperti N95, serta memastikan masker menutup hidung dan mulut dengan benar untuk membantu mengurangi paparan partikel dari udara
- Kurangi Kecepatan Berkendara. Kondisi jalan yang tertutup abu membutuhkan cara berkendara yang lebih safety. Pastikan kurangi kecepatan untuk dapat memiliki waktu pahami kondisi jalan, serta mengontrol sepeda motor dengan lebih baik ketika melintas di permukaan licin
- Tambah Jarak Aman dengan Kendaraan di Depan. Menjaga jarak dengan kendaraan di depan menjadi semakin penting karena permukaan jalan yang tertutup abu dapat mengurangi daya cengkeram ban. Dengan memberikan ruang lebih jauh, pengendara memiliki waktu dan jarak cukup melakukan perlambatan apabila terjadi perubahan situasi secara mendadak
- Hindari Pengereman dan Manuver Mendadak. Jalan yang tertutup abu dapat menjadi lebih licin dibandingkan kondisi normal sehingga pengereman dan manuver mendadak perlu dihindari. Lakukan pengereman secara bertahap, serta lakukan perubahan arah dengan gerakan yang terukur agar keseimbangan sepeda motor tetap terjaga
- Jika Pandangan Terganggu, Jangan Dipaksakan. Apabila kondisi abu semakin tebal hingga mengganggu jarak pandang, pengendara tidak perlu memaksakan untuk melanjutkan perjalanan. Segera kurangi kecepatan, cari tempat yang aman untuk berhenti, dan apabila memungkinkan berlindung di area tertutup hingga kondisi lingkungan lebih aman untuk melakukan perjalanan.
WMS menegaskan agar kita Cari Aman, Jaga Diri, Jaga Sesama, dan Utamakan Keselamatan di Setiap Perjalanan. ##
