GUANGZHOU – Setelah meluncur di China pada kuartal I 2026, GAC AION i60 dan AION N60 akan masuk ke pasar internasional. Bahkan, pabrikan sedang mengembangkan versi setir kanan (right-hand drive).
“Tim R&D GAC (Guangzhou Automobile) Group dalam proses development setir kanan yang ditujukan untuk pasar Asia Tenggara, Inggris, dan Australia,” ujar Iqbal Taufiqurrahman, Product Planning and Strategy GAC Indonesia.
Dia menambahkan AION i60 dan AION N60 dimungkinkan untuk dijual di Indoesia.
AION i60 tersedia dalam 2 pilihan powertrain yakni EV (electric vehicle) atau REEV (Range-extended Electric Vehicle).
Varian REEV sanggup menjelajah hingga 1240 kilometer (gabungan mesin bensin dan baterai). Mode EV bisa mengantarkan Anda hingga 210 kilometer.
Varian EV sendiri menawarkan 2 pilihan jarak tempuh yakni 530 kilometer atau 650 kilometer.
Beralih ke AION N60. SUV listrik pintar ini didukung oleh WeRide Driving (WeRide WRD 3.0).
Aion N60 memiliki fitur mengemudi cerdas, menghadirkan bantuan mengemudi canggih ke pasar konsumen yang luas.
Dengan WeRide WRD 3.0, Aion N60 menghadirkan kemampuan ADAS (Advanced Driver-Assistance Systems) lengkap dan multifungsi, mencakup jalan perkotaan, jalan raya, parkir, serta keselamatan aktif dan pasif.
Hal ini memungkinkan pengalaman mengemudi berbantuan yang mulus dan menyeluruh, dirancang untuk mendukung perjalanan sehari-hari.
Jika tidak meleset, AION N60 dan AION i60 akan diluncurkan pada akhir tahun 2026 di Indonesia. ##
