Singapura – VinFast Auto Ltd. mengumumkan hasil keuangan kuartal kedua 2026 yang belum diaudit. Pada periode tersebut, perusahaan otomotif Vietnam ini mengirim kendaraan sebanyak 70.085 unit, meningkat 20 persen dibanding kuartal pertama 2026.
Dibanding kuartal kedua 2025, kenaikannya sebanyak 96 persen. Dari total pengiriman kendaraan, pasar internasional menyumbang 11 persen.
Jika dirinci, pada periode ini motor listrik dan sepeda listrik VinFast telah terkirim sebanyak 286.039 unit, meningkat 100 persen dibanding kuartal pertama tahun ini, dan terjadi kenaikan 311 persen apabila dibanding kuartal kedua 2025.
Dengan meningkatnya jumlah pengiriman kendaraan, total pendapatan VinFast mencapai VND30.340,9 miliar atau sekitar Rp21,653 triliun pada kuartal kedua 2026. Angka ini meningkat 32,9 persen dibandingkan kuartal pertama 2026, dan naik 85,5 persen dibandingkan kuartal kedua 2025.
Total pendapatan VinFast utamanya berasal dari kendaraan listrik yang pada kuarta kedua 2026 mencapai VND28.833,1 miliar atau sekitar Rp20,57 triliun, meningkat 33,4 persen dibandingkan kuartal I 2026. Angka ini naik 92,7 persen dibandingkan kuartal kedua 2025.
Pham Nhat Quan Anh selaku CEO VinFast mengatakan, “VinFast memasuki paruh kedua 2026 dengan momentum pertumbuhan yang kuat di pasar utama kami, serta kemajuan berkelanjutan dalam memperluas jangkauan global. Selama kuartal ini, kami mencapai sejumlah pencapaian penting, termasuk pertumbuhan berkelanjutan pada segmen kendaraan listrik roda empat maupun roda dua.”
Pertumbuhan pendapatan, didorong oleh peningkatan volume penjualan kendaraan listrik yang sedang bertumbuh di pasar Vietnam. Selain itu, kontribusi juga didapat dari pasar luar negeri, termasuk India, Indonesia, dan Filipina.
Seiring pendapatan yang bertumbuh, VinFast juga terus memperluas jaringan ritel globalnya. Hingga 30 Juni 2026, konsumen dapat membeli kendaraan listrik Vietnam ini melalui 474 showroom yang tersebar di seluruh dunia, termasuk showroom yang dikelola oleh perusahaan dan jaringan dealer.
“Kami juga terus memperkuat fondasi keuangan dan ekosistem untuk mendukung strategi jangka panjang perusahaan. Ke depan, prioritas kami tetap berfokus pada peningkatan skala bisnis di pasar internasional utama, termasuk Filipina, Indonesia, dan India. Kami juga akan melanjutkan ekspansi strategis di pasar seperti Amerika Serikat dan Eropa, memperluas pengembangan produk dan teknologi, serta memperkuat kemampuan layanan purnajual,” tambahnya.

VinFast andalkan produk dan teknologi terkini
Demi pertumbuhan pendapatan selalu terjaga, dalam hal penciptaan suatu produk, VinFast hadirkan VF Wild REEV (Range Extended Electric Vehicle) sebagai model terbaru dalam portofolionya. Dikembangkan dari platform kendaraan besar generasi terbaru, model ini memadukan sistem penggerak listrik dengan teknologi yang memungkinkan jarak tempuh lebih jauh.
Kombinasi teknologi di produk baru tersebut, memberikan fleksibilitas lebih bagi konsumen untuk melakukan perjalanan jarak jauh, dengan tetap mempertahankan karakteristik utama kendaraan listrik. Saat ini VinFast VF Wild sudah tersedia di Vietnam, dan rencananya akan dipasrkan di pasar internasional pada tahun depan.
Melengkapi peluncuran produk, dalam hal teknologi, VinFast kini sedang mengembangkan teknologi berkendara otonom. Mereka saat ini sedang mempersiapkan uji coba 200 unit taksi robotik Level 4 yang akan debut pada akhir 2027. Sembari persiapan, mereka jalin kerja sama dengan otoritas terkait perihal regulasi, standar keselamatan, serta pelatihan untuk mendukung pelaksanaannya. ##
