Semarang — Sebagai pendatang baru di segmen compact SUV, MG ZS Hybrid+ membawa sejumlah amunisi untuk melawan Mitsubishi Xforce Hybrid dan Toyota Yaris Cross Hybrid. Sebut saja dari sistem bantuan pengemudian canggih ADAS.
ADAS yang dimiliki oleh MG ZS Hybrid+ menjadi kantong bagi 15 fungsi yang terdiri dari:
- Lane Departure Warning (LDW) = Memberikan pengemudi peringatan jika mobil keluar dari jalur tanpa sengaja
- Lane Departure Prevention (LDP) = Mengintervensi kemudi secara otomatis untuk mengembalikan mobil ke lajur yang benar jika terdeteksi keluar marka tanpa lampu sein
- Lane Keep Assist (LKA) = Membantu mengoreksi setir agar mobil tetap berada di dalam jalur marka jalan
- Adaptive Cruise Control (ACC) = Menjaga kecepatan mobil secara otomatis sekaligus mengatur jarak aman dengan kendaraan di depan
- Traffic Jam Assist (TJA) = Membantu mengendalikan gas, rem, dan setir secara semi-otomatis saat menghadapi kondisi jalan macet stop-and-go
- Forward Collision Warning (FCW) = Memberikan pengemudi peringatan visual atau audio saat ada risiko tabrakan depan
- Intelligent High – Beam Control (IHC) = Mengatur perpindahan lampu jauh (high beam) dan lampu dekat (low beam) secara otomatis. Sistem kamera akan mendeteksi cahaya dari kendaraan di depan atau dari arah berlawanan, lalu menurunkan lampu ke low beam agar pengendara lain tidak silau
-
Lane Change Assist (LCA) = Membantu memantau kondisi sekitar saat pengemudi ingin berpindah jalur
-
Blind Spot Detection (BSD) = Mendeteksi kendaraan lain di daerah titik buta (blind spot) yang tidak terlihat di kaca spion
-
Door Open Warning (DOW) = Memperingatkan penumpang saat membuka pintu jika ada kendaraan lain atau pesepeda yang melintas dari arah belakang
- Rear Cross Traffic Alert (RCTA) = Memberi peringatan saat mundur jika ada kendaraan lain melintas dari arah samping
- Autonomous Emergency Braking (AEB) = Melakukan pengereman darurat secara otomatis jika mendeteksi potensi tabrakan di depan
- Unsteady Driving Warning = Mendeteksi dan memperingatkan pengemudi jika terlihat lelah, mengantuk, atau kurang fokus
- Intelligent Speed Limit Assist = Membaca rambu batas kecepatan di jalan dan membantu menyesuaikan kecepatan kendaraan
- Emergency Lane Keep Assist (ELKA) = Secara aktif menarik setir kembali ke jalur jika mobil terdeteksi keluar jalur secara berbahaya
Sementara jika kita bandingkan ADAS yang dibawa oleh dua kompetitornya kurang dari 10 fungsi.
Tidak cukup sampai di 15 fungsi ADAS. MG Motor Indonesia menanam sejumlah fitur keselamatan di MG ZS Hybrid+ yakni 7 airbag, Anti-lock Braking System (ABS), Electronic Brake Force Distribution (EBD), Curve Brake Control (CBC), Traction Control System (TCS), Hill Descent Control System (HDC), dan lain-lain.
“Itu semua bagian dari pendekatan MG untuk menghadirkan serangkaian teknologi keselamatan aktif dan bantuan berkendara yang komprehensif, sejalan dengan standar keselamatan global,” Eko Fahruroji, Head of Product MG Motor Indonesia.
Sebagai catatan tambahan, jumlah airbag MG ZS Hybrid+ lebih banyak dibandingkan Mitsubishi Xforce (hingga 6 titik) dan Toyota Yaris Cross (hingga 6 titik).
Beralih ke urusan harga. Toyota melepas Yaris Cross HEV dari Rp399.000.000 hingga Rp448.800.000, Mitsubishi Xforce HEV Rp460.000.000, sementara harga MG ZS Hybrid+ dari Rp299.900.000 – Rp329.900.000. Well, Anda pilih mana? ##
