Tangerang — Setelah sukses dengan 4 model mobil listrik AION Y Plus, AION V, HYPTEC HT, dan AION UT, GAC Indonesia akan memperluas jangkauan jajaran produk. Sebuah mobil hybrid akan meluncur pada tahun 2026.
“Kami sedang menyiapkan mobil hybrid untuk tahun depan. Dan, model ini akan dirakit oleh PT National Assemblers, di Purwakarta, Jawa Barat,” kata Andry Ciu CEO GAC Indonesia.
Model yang dimaksud adalah GAC E9. MPV (Multi Purpose Vehicle) ini mengadopsi teknologi PHEV (Plug-in Hybrid Electric Vehicle).
GAC E9 dibekali dengan mesin 2.000cc turbo bertenaga 140 kW (188 HP) dan bertorsi 330 Nm, plus sebuah motor listrik depan bertenaga 134 kW (180 HP) dan bertorsi 300 Nm. Kombinasi mesin dan motor listrik menghasilkan tenaga 274 kW (367 HP) dan torsi 630 Nm. Sementara transmisinya otomatis 2-speed.
Sebagai mobil PHEV, GAC E9 membawa Magazine Battery 25,5 kWh dengan durasi pengisian 30%-80% dalam 8 menit di sumber fast charging. Sementara durasi pengisian baterai di sumber slow charging memerlukan 3,5 jam.
Ketika pengendara memilih EV mode, maka mobil dapat melaju sejauh 106 kilometer, berbasis WLTC. Sedangkan jarak tempuh gabungan (bensin penuh dan baterai 100%) maka akan menghasilkan jarak tempuh 983 kilometer.
GAC (Guangzhou Automobile) Group via GAC AION New Energy Automobile hadir di Indonesia sejak April 2024, dengan menggandeng Indomobil Group. GAC AION New Energy Automobile didirikan pada tahun 2017, dan bertujuan untuk menjadi merek mobil-mobil listrik cerdas kelas dunia di sepanjang jalur pengembangan EV (baterai EV) + ICV (kendaraan terhubung cerdas).
AION memiliki 6 inovasi:
- AEP 4.0 yang merupakan platform EV komprehensif, canggih, dan pertama di jenisnya yang berfokus pada modularitas, efisiensi, konektivitas, dan keberlanjutan. Dengan teknologi AEP 4.0, kini para pengguna dapat menikmati pengalaman berkendara yang sensasional layaknya mengendarai supercar, di mana kecepatan dapat mencapai 300km/h, dengan 0-100kph dalam 4,9 detik menggunakan single-motor, atau 1,9 detik dengan kekuatan multi-motor
- Penggerak listrik terintegrasi 4-in-1 yang berhasil mengintegrasikan sistem dual-motor, pengendali, serta two-speed reducers, sehingga mampu menghasilkan kekuatan 340 kW, mengefisiensi penggerak komprehensif sebesar 90%, meningkatkan daya sebesar 13%, mengurangi volume kendaraan sebesar 30%, serta mengurangi berat komponen kendaraan sebesar 25%. Melalui inovasi teknologi ini, mereka berhasil memperoleh lebih dari 70 paten, dengan 29 paten merupakan penemuan baru
- Teknologi baterai super-fast charging. Pengisian kendaraan listrik dengan memungkinkan perjalanan sejauh 200 km hanya dalam waktu pengisian lima menit atau enam kali lebih cepat dibandingkan para kompetitornya. Temuan ini didukung oleh serangkaian inovasi teknologi, seperti adopsi porositas tingkat tinggi yang dilapisi oleh separator keramik dan pemanfaatan material grafin tiga dimensi (3DG)
- Arsitektur Xingling merupakan kerangka komando elektronik dan listrik mutakhir milik Aion yang mengintegrasikan koneksi Ethernet berkecepatan tinggi dengan jaringan 5G, dan fitur keamanan canggih guna mendukung kinerja Kendaraan Listrik Baterai (BEV) dan hibrida menjadi lebih efisien. Arsitektur Xingling berbasis digital mirror cloud dan terdiri dari tiga komponen komputer core cluster dengan sistem komputasi terpusat yang secara signifikan meningkatkan pengemudian cerdas melalui sistem sensor multi-fusion yang menggabungkan 39 sensor, termasuk teknologi penglihatan jarak jauh inframerah Fengyun-3 dan LIDAR zoom generasi kedua. Sistem ini unggul dalam berbagai kondisi, memberikan visual jelas dan deteksi hambatan akurat, bahkan pada cuaca dan pencahayaan yang buruk
- ADiGO 4.0, sebuah sistem pengemudian cerdas yang menggabungkan sensor canggih serta peta presisi tinggi yang memungkinkan kemampuan mengemudi otomatis lebih baik. Inovasi ini memiliki sistem operasi G-OS, menawarkan HMI yang ditingkatkan dengan layar besar 14,6/15,6 inci dan personalisasi didorong oleh AI guna meningkatkan pengalaman pengguna lebih baik
- “Intelligent Healthy Cabin”. Inovasi teknologi ini merupakan yang pertama di Tiongkok, di mana meliputi penyaringan udara segar dengan tenaga surya, sistem AC pompa panas aliran ganda, serta bahan interior yang menjadi standar industri dengan perlindungan elektromagnetik. Dengan inovasi ini, Aion memperoleh sertifikasi level-A pertama di Tiongkok untuk kabin sehat CN95 dan kabin bebas elektromagnetik. Inovasi ini meliputi sistem filtrasi dan sterilisasi medis jarak jauh pertama di dunia hanya dengan satu kali klik, serta menawarkan opsi sterilisasi terjadwal atau langsung dari jarak jauh. Lalu ada teknologi “Chinese Medicine Fragrance for the 24 Solar Terms”, sebuah teknologi perawatan kesehatan di dalam mobil yang pertama di dunia, yang telah lolos uji sterilisasi dan pembunuhan virus yang sudah di atas standar keamanan nasional.
Nah, kita tunggu kehadiran GAC E9 di Indonesia pada tahun 2026. ##

















