Jakarta — PT Dinamika Indomobil Transportasi (Changan Indonesia) berniat merakit Deepal S05 di Indonesia. Informasi ini disampaikan oleh Ridjal Mulyadi, Head of Marketing Changan Indonesia, ke sejumlah wartawan.
“Saat ini memang Changan Deepal S05 masih diimpor secara utuh dari Thailand, karena kami ingin melengkapi portofolio dengan cepat. Niat untuk merakit model ini memang ada, namun kami masih menunggu slot dari PT National Assemblers. Jika dirakit di Indonesia tentunya akan memengaruhi harga jual,” ujar Ridjal.
PT National Assemblers merupakan anak perusahaan Indomobil Group yang bergerak di bidang perakitan dan manufaktur kendaraan bermotor. Saat ini perushaan merakit sejumlah model mobil dari berbagai merek GAC Aion, Leapmotor, Changan dan Hino, dengan fasilitas utama yang berlokasi di Jakarta Timur dan Purwakarta.
Sementara, saat ini, Changan Indonesia baru meniagakan 3 model yakni Lumin, Deepal S07 dan terbaru Deepal S05. SUV baru ini akan dijual dengan harga Rp500 jutaan dan terdiri dari 2 pilihan powertrain: BEV (battery electric vehicle) dan pertama di Indonesia REEV (range extended electric vehicle).
Teknologi REEV berbeda dari kendaraan hybrid konvensional. REEV digerakkan sepenuhnya oleh motor listrik, sementara mesin ICE (Internal Combustion Engine) berbahan bakar bensin yang dibawa sama sekali tidak terhubung ke roda-roda penggerak. Fungsi mesin hanya sebagai generator listrik untuk mengisi baterai saat dibutuhkan. Baterainya sendiri bisa diisi di SPKLU atau home charging.
“Jika kita memiliki mobil listrik murni, mungkin masih butuh mobil ICE untuk bepergian jarak jauh. Tapi dengan REEV, kita cukup punya 1 mobil yang bisa dipakai setiap hari atau bepergian jauh. Kalau kita malas isi bensin, ya tinggal colok isi baterai. Dan, kita tetap merasakan karakter mobil listrik yang responsif, senyap, dan bebas getaran,” ungkap Ridjal.
Deepal S05 dibekali dengan sebuah motor listrik (tenaga 160 kW dan torsi 320 Nm,) belakang untuk menggerakkan roda-roda belakang (rear-wheel drive). Fleksibilitas performa mobil ini didukung oleh baterai Lithium Ferro Phosphate (LFP) berkapasitas 27,28 kWh. Untuk mobilitas harian di dalam kota, pengemudi bisa memanfaatkan mode listrik murni (Pure EV) yang mampu melaju hingga 170 Km (berdasarkan metode pengujian NEDC) tanpa menghasilkan emisi gas buang.
Saat dibutuhkan untuk perjalanan lebih jauh, sistem range extender yang menggunakan mesin berkapasitas 1.497cc akan bekerja secara otomatis untuk menghasilkan energi listrik dan menjaga pasokan daya ke baterai. Dengan kombinasi baterai dan tangki bahan bakar penuh, memungkinkannya menempuh jarak lebih dari 1.100 km.
Deepal S05 REEV sudah mendukung DC Fast Charging untuk pengisian daya eksternal. Durasi isi daya baterai dari 30%-80% hanya dalam waktu sekitar 20 menit. SUV 5-seater yang didesain di Turin Italia ini pun menampilkan teknologi regenerative braking dan fitur Vehicle-to-Load (V2L).
Sementara varian BEV dari model ini menggendong motor listrik belakang bertenaga 200 kW dan bertorsi 290 Nm, serta baterai lebih besar 56,12 kWh. Jarak tempuh mobil mencapai 470 kilometer. Durasi pengisian baterai 15 menit dari 30%-80%. ##
