WUHU — Chery berhasil mencatatkan dirinya sebagai merek otomotif asal China pertama yang berhasil menembus angka 6 juta pengguna di pasar internasional. Hal ini menunjukkan semakin kuatnya daya saing global brand otomotif Tiongkok melalui apa yang kerap disebut sebagai “Chery Speed”.
Secara keseluruhan, basis pengguna Chery di China dan pasar global kini telah melampaui 18,89 juta pelanggan. Kinerja ekspor perusahaan juga menunjukkan konsistensi yang kuat, dengan pengiriman lebih dari 100.000 unit per bulan selama sepuluh bulan berturut-turut, mencerminkan semakin luasnya penerimaan serta kepercayaan konsumen terhadap produk Chery di berbagai pasar internasional.
Sejak melampaui angka 5 juta unit ekspor pada Juni 2025, Chery berhasil menambahkan 1 juta unit penjualan di pasar internasional dalam kurun waktu sekitar delapan bulan. Dengan jaringan ekspor yang kini menjangkau lebih dari 130 negara dan di pasar dengan regulasi ketat, termasuk Eropa serta pasar
strategis di Australia.
Pada pertengahan Februari 2026, Chery juga menggelar acara “Australia Hybrid Night” di Sydney untuk memperkenalkan generasi terbaru teknologi Chery Super Hybrid (CSH). Dalam kesempatan tersebut, diperkenalkan generasi terbaru teknologi hybrid-nya sekaligus menampilkan konsep pickup KP31, yang disebut sebagai pickup plug-in hybrid diesel pertama di dunia.
Perusahaan melakukan ekspor pertama kali pada tahun 2001 dengan Fengyun sedan. Namun bisnis Chery International baru dimulai pada tahun 2004.
Selain inovasi kendaraan, perusahaan berbasis di Wuhi ini juga memperluas pengembangan teknologi masa depan melalui AiMOGA Robotics, dengan menghadirkan robot anjing Argos generasi kedua dan robot humanoid Mornine sebagai bagian dari strategi pengembangan ekosistem teknologi berbasis kecerdasan buatan (AI).
Sementara di Indonesia sendiri, pertumbuhan Chery juga menunjukkan momentum yang sangat positif. Sepanjang tahun 2025, mereka mencatat pertumbuhan di berbagai kategori powertrain, dengan kenaikan 2,9 ribu unit di segmen Internal Combustion Engine atau ICE, 5,5 ribu unit di Hybrid Electric Vehicle (HEV) dan Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV), serta 2,9 ribu unit di EV (Electric Vehicle). Hal ini mencerminkan meningkatnya kepercayaan keluarga Indonesia terhadap teknologi, kualitas, dan inovasi yang andal. ##
