Tangerang – Bengkel motor Art N’ Speed memperluas jaringannya dengan membuka cabang kelima di wilayah Ciledug, Tangerang. Bengkel spesialis skutik ini hadir untuk mengakomodir kebutuhan konsumen di wilayah kota satelit Jakarta di bagian barat.
Kehadiran bengkel motor Art N’ Speed di Ciledug bukan tanpa sebab. Berdasar data eksternal dan internal yang dikumpulkan oleh tim bengkel yang digawangi oleh Arie Indra Perkasa selaku pemilik, wilayah satelit ini cukup potensial untuk menjaring konsumen loyal.
“Kami memilih sebuah cabang berdasarkan dari data-data yang kami kumpulkan dari luar dan internal. Saat ini, para konsumen aktif kami ada 4.832 orang dalam radius 10 kilometer dari Ciledug. Dengan kami hadir di Ciledug, berarti kami lebih dekat, kami lebih cepat, mereka juga lebih cepat melakukan servis,” ungkap Arie Abonk, sapaan akrabnya ketika ditemui saat peresmian cabang bengkel Ciledug, kemarin (11/7).
Pemilik bengkel motor Street Art Custom itu pun menambahkan, “Berdasar analisa, kami bisa menghadirkan 8.500 peluang baru, apapun, beli onderdil, servisnya, atau segala macam. Dan kalau bicara segmen motor di kawsan Ciledug, 82% adalah pengguna skutik di wilayah ini. Secara demografi status ekonomi sosial, wilayah ini ekonomi dan perdagangannya tinggi.”
Art N’ Speed Ciledug berlokasi di Jalan HOS Cokroaminoto No.88, Kelurahan Sudimara Timur, Kecamatan Ciledug, Kota Tangerang, Provinsi Banten. Untuk mengakomodir kebutuhan konsumen dalam merawat skutik mereka, bengkel ini dilengkapi lima pit untuk servis, berikut area endoskopi dan dyno test. Warung makanan dan minuman juga tersedia untuk melepas dahaga dan mengganjal perut yang lapar saat kendaraan diservis.

Art N’ Speed rambah platform digital
Demi menjaring konsumen loyal, Art N’ Speed kini merambah platform digital. Mereka mengembangkan sebuah ekosistem lengkap terkait perawatan sepedamotor melalui website dan aplikasi ponsel untuk para konsumennya. Salah satunya adalah sistem customer service yang dapat menjawab segala problema yang biasa terjadi pada skutik.
“Semenjak awal 2025, kami sudah mengembangkan sebuah website yang organik buatan sendiri dan powerful. Boleh tanya apa saja tentang motor matic, problemnya apa. Jadi ini adalah customer service kami (yang beroperasi) selama tujuh hari dalam seminggu, 24 jam dalam sehari, dan 365 hari per tahun,” kata Arie.
Bukan hanya siap sedia kapan saja, sistem yang mereka kembangkan juga berbasis algoritma yang mampu mendeteksi banyak titik pada sepedamotor yang sering mengalami kendala atau memerlukan perawatan. Ditambah, sistem itu juga mampu mendeteksi kebiasaan-kebiasaan yang sering dilakukan oleh pengguna sepedamotor.
“Kami membuat algoritma yang lebih kompleks lagi dengan memperhitungkan banyak faktor, dari mulai cara berkendara, tahun motor, jenis motor, jarak harian rata-rata, dan sukucadang apa yang terganti ketika servis di Art N’ Speed itu semua terdata. Kami menyebutnya Personal Motorcycle Assistance yang tugasnya mengingatkan,” tambahnya.
Lihat peluang dari motor listrik
Di Indonesia, merek sepedamotor elektrik makin marak bermunculan dan banyak konsumen yang menggunakannya sebagai alat bermobilitas. Oleh karena itu, Art N’ Speed sudah disiapkan oleh Arie agar bisa menangani perawatan kendaraan energi baru terbarukan tersebut.
“Motor listrik kan sebuah keniscayaan, walaupun saat ini tingkat populasinya masih sangat kecil, tetapi kami sekarang ingin menjadi top of mind di kemudian harinya. Jadi bukan hanya dikenal sebagai bengkel spesialis motor matic, tetapi juga sebagai bengkel EV,” pungkasnya.
Bersiap untuk menjadi bengkel motor listrik, Art N’ Speed sudah siapkan peluru, mulai dari berkongsi dengan banyak pelaku di industri terkait, serta membekali para teknisinya untuk melakukan pelatihan terkait kendaraan listrik. Ke depan, yang bengkel ini akan lakukan meliputi servis dan penggantian sukucadang berkala, serta mampu melakukan penggantian baterai. ##
