Jakarta — PT BYD (Build Your Dreams) Motor Indonesia dipercaya akan meluncurkan BYD M6 PHEV (plug-in hybrid electric vehicle), pada 18 Mei 2026. Sebuah foto pengggoda telah diunggah oleh akun BYD Indonesia di platform Facebook dan website perusahaan.
Prediksi kami diperkuat oleh foto layar digital mobil yang menampilkan tulisan “HEV” dan simbol “dispenser bahan bakar minyak (BBM)”. Mobil ini pun hampir bisa dipastikan akan menganut teknologi DM-i (Dual Mode intelligent) yang biasanya ditanam di mobil-mobil PHEV BYD.
Kehadiran varian BYD M6 PHEV ini akan melengkapi varian listrik BYD M6 EV yang sudah mengaspal sejak pertengahan tahun 2024 di Indonesia.
BYD M6 EV, sebagai MPV listrik pertama yang diperkenalkan BYD di Indonesia, telah mendapatkan sambutan positif sejak awal kehadirannya. Model ini menjawab kebutuhan mobilitas keluarga modern dengan menghadirkan kenyamanan, efisiensi energi, serta fitur teknologi canggih yang mendukung gaya hidup berkelanjutan. Kehadirannya juga turut mendorong terbentuknya hubungan yang lebih erat antara pengguna kendaraan listrik melalui berbagai aktivitas dan pengalaman bersama, memperkuat posisi perusahaan sebagai pelopor dalam pengembangan ekosistem kendaraan listrik di Indonesia.

BYD M6 EV terdiri dari 3 tipe yakni Standard, Superior dan Superior Captain Seat. Tipe Standard sebagai varian terendah, berkonfigurasi kursi 3 baris berkapasitas 7-penumpang. Kursi pengemudinya dapat disesuaikan secara elektrik dalam enam gaya, sementara kursi penumpang depan dapat disesuaikan secara manual. Dibekali baterai berkapasitas 55,4 kWh, kendaraan ini dapat menjelajah sejauh 420 kilometer.
Sementara tipe Superior mendapat peningkatan fitur berupa penyesuaian kursi penumpang depan berpenyesuaian elektrik 4-arah. Menambah kenyamanan, kursi di baris depan punya ventilasi udara. Atap model ini sudah panoramik, dengan tambahan pengisi daya nirkabel di konsol tengahnya.
Tipe BYD M6 EV Superior Captain Seat, seperti namanya menyematkan kursi model captain di baris kedua dan ketiga. Model ini dibuat untuk menambah kenyamanan lantaran ruang kaki lebih lega, serta memudahkan akses keluar-masuk penumpang. Soal kemampuan, baik tipe Superior maupun Superior Captain Seat dibekali baterai berkapasitas 71,8 kWh dan mampu menjangkau jarak 530 kilometer.
Meski memiliki perbedaan kapasitas dan daya jelajah, namun baterai yang digunakan mumpuni lantaran dikembangkan oleh perusahaan teknologi global. Komponen inti kendaraan dengan nomor satu penjualan di pasar global ini, kompatibel diasup pengisi daya tegangan tinggi 170 kWh. Hanya membutuhkan durasi 30 menit untuk mengisi daya listrik dari 30% ke 80%. ##
