Tangerang – Ekspansi VinFast di Indonesia memasuki babak baru yang lebih strategis. Tidak hanya menghadirkan inovasi produk, pabrikan kendaraan listrik asal Vietnam ini juga memperkuat fondasi bisnisnya dari hulu.
Momentum tersebut ditandai melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama Pembiayaan Dealer antara PT VinFast Trading Indonesia dan PT Bank Danamon Indonesia Tbk di pameran otomotif GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026, Kabupaten Tangerang.
Bukan Sekadar Pembiayaan, Melainkan Akselerator Pertumbuhan
Dalam industri otomotif, ketangguhan jaringan distribusi menjadi penentu. Inilah fokus utama dari kolaborasi VinFast dan Danamon.
Melalui kerjasama ini, jaringan dealer VinFast di seluruh Indonesia akan memperoleh akses terhadap solusi pembiayaan yang kompetitif dan fleksibel. Dukungan ini dirancang untuk membantu dealer dalam mengelola modal kerja secara lebih optimal, mempercepat proses pengadaan unit, serta mendukung ekspansi jaringan ke berbagai wilayah potensial.
Ketika kapasitas finansial dealer semakin kuat, efisiensi operasional meningkat, ketersediaan unit lebih terjaga, dan kualitas layanan kepada pelanggan pun akan semakin prima. Sebuah langkah fundamental untuk memastikan pertumbuhan sehat dan berkelanjutan.
Sinergi Dua Kekuatan untuk Percepatan Elektrifikasi
Kolaborasi ini menjadi pertemuan dua kekuatan besar dengan visi yang sejalan. Di satu sisi, VinFast sebagai bagian dari Vingroup JSC, salah satu grup konglomerasi terbesar di Vietnam, terus menghadirkan portofolio kendaraan listrik lengkap, mulai dari SUV, e-motorcycle, hingga bus listrik. Di sisi lain, Danamon sebagai salah satu bank swasta terkemuka di Indonesia yang didukung oleh grup keuangan global MUFG, menghadirkan kekuatan finansial yang solid. Dengan total aset mencapai Rp301,3 triliun dan dukungan 1.205 jaringan kantor cabang Danamon dan Adira Finance di seluruh Indonesia, Danamon menjadi mitra strategis yang tepat.
Lebih dari sekadar pembiayaan, kemitraan ini membuka peluang pengembangan berbagai inisiatif strategis lainnya guna mendorong percepatan transisi industri otomotif menuju era elektrifikasi.
“Kemitraan ini menjadi langkah penting dalam memperkuat kehadiran VinFast di Indonesia melalui kolaborasi yang erat dengan institusi lokal yang memiliki rekam jejak kuat. Dengan menggabungkan portofolio kendaraan listrik dan kehadiran pasar VinFast yang terus berkembang dengan kapabilitas finansial Danamon, kami ingin semakin memperkuat jaringan dealer sekaligus membangun ekosistem mobilitas listrik yang komprehensif untuk mendukung transisi Indonesia menuju mobilitas yang lebih ramah lingkungan,” jelas Antonio Zara, CEO VinFast Southeast Asia.
“Bagi Danamon, kerja sama ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung perkembangan industri otomotif Indonesia, khususnya segmen kendaraan listrik yang memiliki potensi pertumbuhan yang sangat besar ke depan. Sebagai bagian dari MUFG Group, Danamon terus berkomitmen menghadirkan solusi keuangan yang menyeluruh bagi nasabah dari berbagai segmen. Melalui sinergi dengan entitas lain dalam grup, Danamon berupaya memenuhi beragam kebutuhan finansial mereka sekaligus mendukung pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan,” tambah Andi Syaiful Wahdi, Enterprise Banking (MNC) Business Head Danamon.
Membangun Ekosistem yang Lengkap dan Berkelanjutan
Dukungan pembiayaan bagi dealer merupakan bagian integral dari strategi jangka panjang VinFast dalam membangun ekosistem kendaraan listrik yang terintegrasi di Indonesia.
Seiring perluasan portofolio dan jaringan distribusi, VinFast juga terus memperkuat infrastruktur pendukung dan menghadirkan berbagai program kepemilikan yang memudahkan masyarakat. Mulai dari program pengisian daya gratis di jaringan V-Green yang terus berkembang hingga 31 Maret 2029, skema berlangganan baterai yang fleksibel, hingga jaminan nilai jual kembali kendaraan.
Melalui sinergi yang semakin erat, mulai dari pembiayaan, distribusi, infrastruktur pengisian daya, hingga layanan purnajual, VinFast menegaskan komitmen jangka panjangnya. Bukan sekadar hadir sebagai pemain baru, melainkan menjadi bagian dari solusi untuk mempercepat adopsi kendaraan listrik dan mewujudkan mobilitas yang lebih ramah lingkungan di Indonesia. ##
