BOGOR – Ikatan Motor Indonesia (IMI) melalui Komisi Women in Motorsport (WIM) kembali menggelar Women in Motorsport Festival Vol.2 di Sentul International Karting Circuit, Bogor, Minggu (12/7/2026).
Mengusung tema “Drive Your Passion, Break The Limit”, kegiatan ini menjadi wadah bagi perempuan muda untuk mengenal dunia motorsport sekaligus berbagai peluang karier di industri otomotif.
Tingginya antusiasme terlihat dari jumlah pendaftar yang mencapai lebih dari 100 orang hanya dalam waktu sepekan. Dari jumlah tersebut, sebanyak 58 peserta berusia 13 hingga 20 tahun dan 10 relawan terpilih mengikuti rangkaian kegiatan.
Berbeda dari penyelenggaraan perdana pada 2023, tahun ini peserta tidak hanya mencoba gokart testing session dan simulator session, tetapi juga mendapatkan materi mechanical workshop, career talk, serta basic driving skill & etiquette. Seluruh sesi dirancang agar peserta memahami dunia motorsport secara lebih menyeluruh, tidak hanya dari sisi balap.

Ketua Komisi IMI Women in Motorsport, Alexandra Asmasoebrata, mengatakan festival ini bertujuan memperkenalkan berbagai profesi yang dapat ditekuni perempuan di industri motorsport.
“Kami ingin mengenalkan kepada generasi muda perempuan bahwa menjadi bagian dari motorsport tidak selalu harus menjadi pembalap. Ada banyak profesi penting lain yang juga dapat diisi oleh perempuan, seperti engineer, sports caster, TV presenter, race official, hingga berbagai profesi lainnya yang mendukung industri otomotif,” ujar Alexandra.
Ia menambahkan, mengenalkan motorsport sejak usia muda akan membantu peserta menentukan arah karier lebih dini.
“Semakin dini mereka mengenal dunia motorsport, semakin besar kesempatan mereka untuk menentukan langkah dan mempersiapkan diri sejak masih duduk di bangku sekolah apabila ingin berkarier di bidang ini,” jelasnya.
Alexandra juga menilai minat perempuan terhadap dunia motorsport terus meningkat. Hal itu terlihat dari bertambahnya jumlah peserta dibanding penyelenggaraan sebelumnya.
Melalui Women in Motorsport Festival Vol.2, IMI berharap semakin banyak perempuan Indonesia berani mengambil peran di dunia otomotif, baik sebagai atlet maupun profesional di berbagai bidang pendukung, sehingga tercipta ekosistem motorsport yang semakin inklusif di masa mendatang. (*)
