JAKARTA — Pilihan PHEV (plug-in hybrid electric vehicle) semakin banyak. Salah satunya adalah Wuling Eksion PHEV yang hadir setelah Wuling Darion PHEV.
Beberapa waktu lalu kami mendapat kesempatan melakukan review Wuling Eksion PHEV dari Yogyakarta – Pangandaran – Bandung – Jakarta, dengan total jarak tempuh lebih dari 600 kilometer. Tipe yang kami gunakan adalah tipe tertinggi EX.
Uji performa Wuling Eksion PHEV
Sebenarnya, Wuling Eksion hadir dalam pilihan varian EV dan PHEV. Khusus dalam Media Drive ini, kemampuan Wuling Eksion PHEV yang kami uji dengan menyusuri pesisir pantai selatan Jawa dari Yogyakarta hingga menuju Bandung. Dengan kondisi permukaan jalan yang beragam hingga kontur pegunungan bukan kendala berarti bagi SUV yang resmi diluncurkan dengan harga Rp 449 juta (PHEV tipe CE) dan Rp 499 juta (PHEV tipe EX).
Wuling Eksion PHEV dapat menjadi pilihan saat melambungnya harga BBM Ron 92. Mengingat, SUV 7-seater ini telah dibekali perpaduan mesin 1.5L dedicated hybrid engine dan motor listrik dengan Dedicated Hybrid Transmission (DHT).
Mesin bensin yang dapat menghasilkan tenaga sebesar 105 hp pada 5,800 rpm dengan torsi 130 Nm pada 4,600~5,000 rpm, sementara motor listrik memiliki tenaga 145 kW (195 hp) dan 230 Nm. Dengan seluruh tenaga yang dihasilkan, tentunya jalan menanjak selama menuju ke pantai Pangandaran bukan kendala bagi Wuling Eksion PHEV.
Kemampuan tersebut, berkat teknologi Ling Power yang bekerja secara cerdas dalam mengatur penggunaan tenaga listrik dan mesin bensin sesuai kebutuhan berkendara. Begitu pula dengan Dedicated Hybrid Transmission (DHT) mendukung performa yang responsif sekaligus efisien dalam berbagai kondisi perjalanan.
@otobisnis.id
Wuling Eksion PHEV punya (setidaknya) 8 keunggulan menurut kami. SUV 7-seater ini cocok sebagai mobil keluarga karena memiliki kabin luas dan ground clearance tinggi. Harga Wuling Eksion PHEV Rp 389 juta dan Rp 459 juta. Tersedia juga pilihan Wuling Eksion EV. #wuling #wulingeksion #eksionev #eksionphev #mobilkeren @08bintang @Bocah Kaldera
Wuling Eksion juga telah menghadirkan pilihan Driving Mode yang terdiri dari Eco, Normal dan Sport, serta Energy Mode yang meliputi EV Max, EV First, Hybrid, dan Fuel Priority. Pilihan pengaturan dapat disesuaikan dengan kondisi jalan maupun kebutuhan perjalanan.
Untuk jarak tempuh, Wuling Eksion PHEV dapat mencapai lebih dari 1.000 kilometer dalam kondisi tangki bensin dan baterai penuh. Namun khusus kemampuan jelajah EV, dapat mencapai 125 kilometer. Walau secara hasil pengujian tidak melebihi 90 kilometer, tetapi indikator baterai masih tersisa 35 persen. Hal sesuai dengan sistem pengaturan energy mode ketika menggunakan EV First yang otomatis berubah menjadi Hybrid ketika kapasitas baterai 35% (pilihan kapasitas baterai dapat diatur sesuai kebutuhan).
Suspensi menunjang kenyamanan perjalanan
Untuk memenuhi kenyamanan selama perjalanan, tentunya suspensi menjadi penentunya. Wuling Eksion mengandalkan suspensi McPherson pada bagian depan dengan Multi-link independent di belakang, kombinasi tersebut bertujuan untuk memberikan meredam bantingan dan kestabilan dalam berbagai kondisi jalan.
Dalam perjalanan menuju kota Bandung, kondisi jalan Provinsi masih didominasi dengan jalan yang kurang mulus. Namun Wuling Eksion, perjalanan melintasi jalan Daendles selatan tetap terasa nyaman bagi penumpang di baris pertama. Sementara penumpang di baris kedua masih merasakan sedikit guncangan, sesuai karakter SUV medium pada umumnya.
Kabin luas ekstra nyaman
Memasuki area kabin SUV 7-seater ini, kesan luas dan berkelas dapat dirasakan melalui kombinasi warna walnut brown dan carbon black. Khusus bangku di baris pertama, keduanya telah dilengkapi fitur pengaturan elektrik yang memudahkan dalam penyesuaian kebutuhan berkendara. Unsur visibilitas sangat luas yang dapat dirasakan bagi pengemudi, terlebih juga didukung 360° camera with transparent chassis display.
Pada dashboard terdapat layar sentuh berukuran 12,8 inci, 8.8″ TFT instrument display, Wireless smartphone interconnection, 50W wireless phone charger yang secara keseluruhan semakin memudahkan dan mendukung kenyamanan selama perjalanan.
Fitur panoramic sunroof elektrik semakin menghadirkan kesan kabin yang lapang hingga semakin mempermudah dalam menikmati keindahan alam di pesisir selatan Jawa yang jika dibuka membuat bagian interior terasa lebih lapang. Secara keseluruhan interior tertata apik, panel kabin presisi dan nuansanya berkelas.
Kesimpulan Review Wuling Eksion PHEV
Bagi tim Otobisnis yang mendapatkan kesempatan berkendara dari Pantai Pangandaran hingga Bandung sejauh 233 kilometer, dengan pengaturan posisi duduk hingga kemudi membuat perjalanan tanpa jalur tol tetap terasa nyaman.
Namun, leg rest yang absen membuat kaki kiri menjadi kurang nyaman. Selain itu, penyesuaian harus dilakukan dengan cepat bagi yang pertama kali mengendarai agar mempermudah pengoperasian yang didominasi pada layarsentuh.
Dedicated Hybrid Transmission (DHT) dapat menyalurkan tenaga dengan responsif, terlebih ketika harus melibas tanjakan panjang. ##
