Jakarta – Kemampuan para produsen otomotif Indonesia memproduksi kendaraan untuk pasar dunia menjadi peluang bisnis bagi para pelaku industri pendukungnya. PT Nusantara Global Autopart (NGA), contohnya, yang telah ekspor beragam onderdil.
Ditemui di Indonesia International Auto Parts, Accessories and Equipment Exhibition (INAPA) 2026, Koko Chandra selaku CEO PT Nusantara Global Autopart mengatakan, “Kegiatan ekspor sukucadang sudah terlaksana. Kami sudah suplai ke banyak negara, seperti ke Timur Tengah, Afrika, Asia seperti Singapura, Malaysia, Vietnam, hingga Filipina. Jadi, kami sudah berpengalaman di bidang ekspor.”
Memiliki pangsa pasar lebih dari 10 negara, Koko mengaku bahwa perusahaannya menjual komponen kendaraan produksi lokal yang diniagakan di tiap-tiap pasar. Beberapa onderdil mobil dari merek otomotif kenamaan seperti Toyota, Mitsubishi, Honda, Daihatsu, Suzuki, Hyundai hingga Denso pun mereka sediakan.
“Kami menyediakan sukucadang yang dibuat di Indonesia, seperti Mitsubishi Xpander, Toyota Innova, Suzuki Ertiga, dan Honda Jazz. Komponennya yang fast moving seperti busi, oil filter, chemical (pelumas). Kami juga menyediakan berbagai komponen, seperti lampu, kaki-kaki, sasis, electrical, body parts, komponen assy,” lanjut Koko.
Kemampuan PT Nusantara Global Autopart dalam menyuplai sukucadang otomotif ke pasar global, didasarkan pada kemampuan induk perusahaan mereka, yakni PT Oto Citra Sentosa yang sudah melakukan kegiatan bisnis ini di dalam negeri.
“Kami hanya trader, sumbernya diambil dari Toyota Indonesia dan Mitsubishi Motors. Jadi kami ambil sukucadang dari produsen, lalu kami mendistribusikan ke customer yang berupa perusahaan-perusahaan rental, atau pertambangan,” tambahnya.

Ekspansi sukucadang ke pasar yang lebih luas
Sukses menyuplai onderdil otomotif untuk pasar dalam negeri dan luar negeri, tak membuat perusahaan ini berpuas hati. Ada rencana berikutnya yang mereka lakukan supaya kesuksesan selalu datang. Apalagi, industri pendukung otomotif selalu berkembang.
“Perkembangan industri sukucadang saat ini sangat bagus sekali, apabila dilihat dari populasi mobil yang semakin banyak,” lanjut Koko.
Lebih lanjut, Koko menambahkan bahwa perusahaannya pun sudah siap untuk memasarkan komponen-komponen dari merek otomotif China yang memiliki fasilitas produksi di dalam negeri, termasuk komponen-komponen mobil listrik.
“Perkembangan mobil China sangat cepat dan massif, sehingga ke depannya produk China akan berkembang, dan kami akan mengikuti trend. Sekarang mayoritas (merek China mengeluarkan) mobil listrik, sehingga beberapa komponennya berbeda karena tidak menggunakan mesin. Tetapi kalau ada permintaan sukucadang, kami siap dan bisa melayani, baik kuantitas kecil maupun besar,” pungkas Koko. ##
