Jakarta — MotoGP telah menjadi salah satu cabang olahraga paling favorit di dunia. Pada tahun 2025, jumlah penggemarnya di dunia melonjak menjadi 632 juta (+12% dibandingkan tahun 2024), sementara akhir pekan balapan mencatat rekor jumlah penonton sebanyak 3,6 juta, berdasarkan data dari MotoGP Sports Entertainment Group (sebelumnya bernama Dorna).
MotoGP 2025 sendiri memecahkan sembilan rekor jumlah penonton, termasuk rekor tertinggi sepanjang masa yaitu 311.797 di Le Mans pada Mei 2025 — menjadikan seri Prancis sebagai balapan dengan jumlah penonton terbanyak dalam sejarah MotoGP.
Indonesia sendiri menjadi salah satu basis penggemar terbanyak MotoGP. Diperkirakan lebih dari 10 juta penggemarnya dari Indonesia.
Tak heran ketika Red Bull Blue & Silver menghadirkan Red Bull Watch Party MotoGP Spanish Grand Prix, sebuah momen nobar bersama media dan komunitas yang menjadi ruang berkumpul para pecinta motorsport untuk menyaksikan langsung keseruan seri Spanyol sekaligus mengirimkan dukungan bagi Veda Ega Pratama, atlet Red Bull Blue & Silver asal Indonesia yang berlaga di kelas Moto3. Kegiatan ini turut didukung oleh SPOTV NOW sebagai sponsor pendukung, yang ikut menghadirkan pengalaman menonton yang lebih dekat dengan intensitas balap kelas dunia.
Mengusung tema “Bringing the Spirit of Indonesian Racing to the 2026 MotoGP Spanish Grand Prix!”, watch party ini bukan hanya menjadi ajang menonton bersama, tetapi juga perayaan atas semangat balap Indonesia yang kini semakin terasa kehadirannya di panggung internasional. Antusiasme yang terbangun sepanjang acara sejalan dengan perjuangan Veda di lintasan Jerez, dalam balapan yang kembali menunjukkan daya juang dan potensinya sebagai salah satu talenta muda yang patut diperhitungkan.
Akhir pekan balap di Jerez sendiri tidak dimulai dengan mudah. Pada sesi kualifikasi, Veda sempat mengalami highside, sementara pole position diraih Maximo Quiles. Meski demikian, Veda tetap bangkit dan memulai balapan dari posisi ke-17.
Pada balap Moto3 Spanish Grand Prix 2026, Veda menunjukkan penampilan yang solid dan penuh determinasi. Start dari baris belakang, ia perlahan memperbaiki posisi, menjaga ritme, dan mampu menembus rombongan depan. Dalam jalannya balapan yang ketat dan dinamis, Veda bahkan sempat naik hingga posisi kelima sebelum akhirnya menutup lomba di peringkat keenam, sebuah hasil yang mencerminkan ketenangan, daya juang, dan kemampuannya untuk tetap kompetitif di tengah tekanan balapan. Hasil balapan di Jerez sendiri dimenangi oleh Max Quiles, yang melengkapi akhir pekan sempurna setelah sebelumnya juga memuncaki sesi latihan dan kualifikasi.
Sedikit highlight dari jalannya Moto3 di Jerez memperlihatkan bagaimana balapan berlangsung dalam tempo tinggi sejak awal, dengan persaingan rapat di kelompok depan dan perubahan posisi yang terus terjadi dari lap ke lap. Dalam situasi seperti itu, Veda tampil disiplin, tidak terburu-buru, dan mampu memanfaatkan momentum untuk terus merangsek ke depan. Dari posisi start yang tidak ideal, ia memperlihatkan recovery race yang kuat hingga finis di zona depan dan kembali mengamankan poin penting.
Hasil di Jerez juga mempertegas karakter Veda sepanjang musim ini. Setelah sebelumnya mencatat hasil bersejarah dengan meraih podium di GP Brasil dan sempat mengalami insiden di USA GP, Veda kembali menunjukkan respons yang positif saat menghadapi tekanan. Penampilan di Jerez menjadi sinyal bahwa dia tetap berada di jalur yang menjanjikan untuk terus berkembang dan bersaing di barisan depan Moto3 musim ini.
Bagi Red Bull Blue & Silver, momen ini bukan hanya soal hasil akhir di lintasan, tetapi juga tentang bagaimana semangat balap Indonesia terus tumbuh, mendapat dukungan, dan hadir semakin dekat dengan para penggemarnya. Melalui Red Bull Watch Party MotoGP Spanish Grand Prix, Red Bull Blue & Silver kembali menegaskan komitmennya untuk mendukung perjalanan atlet-atlet muda berbakat Indonesia sekaligus menghadirkan pengalaman yang relevan dengan energi, keberanian, dan semangat pantang menyerah yang menjadi jiwa motorsport. ###
