Jakarta – Menjadi peserta Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026, PT Eurokars Motor Indonesia (EMI) selaku agen pemegang merek Mazda Indonesia, bakal meluncurkan tiga model terbarunya.
“Di GIIAS 2026 kami akan membawa tiga model. Kami sangat percaya diri akan tiga model ini yang akan membawa gebrakan yang berarti bagi Mazda. Gebrakannya adalah full model change dan new model,” kata Ricky Thio, Chief Operating Officer PT Eurokars Motor Indonesia saat ditemui di acara Mazda Indonesia Media Dialogue.
Meski tidak diinformasikan lebih detil terkait model yang diluncurkan, namun Ricky Thio menjabarkan bahwa model terbaru itu memiliki desain berbeda dibanding model sebelumnya. “Model baru yang akan kami bawa (di GIIAS), ada bahasa desain yang agak beda.”
Saat ini, Mazda Indonesia memang memasarkan produk yang menggunakan bahasa desain generasi ketujuh. Ada juga mobil yang masih menggunakan bahasa desain peralihan dari generasi keenam menuju generasi ketujuh.
“Bahkan, ada satu model berdesain generasi ketujuh yang sudah diperbaharui. Namanya Kodo Design itu kan selalu berkembang, tetapi tidak pernah meninggalkan tarikan jati diri desainnya. Sejauh yang saya lihat, (desain) generasi ketujuh ini tidak pernah mengecewakan saya,” tambah Thio.
Pede bahwa produk baru yang bakal diluncurkan di GIIAS 2026 menarik minat konsumen, Ricky Thio pun telah mengatur target penjualan produk sebanyak 1.500 unit di pameran otomotif yang berlangsung pada 30 Juli hingga 9 Agustus 2026 di ICE BSD, Tangerang.

Model terbaru Mazda Indonesia apakah Mazda EZ-6?
Seperti disampaikan Ricky bahwa ada peluncuran model baru di GIIAS 2026, Mazda Indonesia sendiri juga telah menyiarkan kisi-kisi terkait kendaraan yang akan dirilis. Di platform sosial media pabrikan Jepang ini, mereka memposting siluet dari lampu depan sebuah kendaraan yang sudah dipasarkan secara global, yakni Mazda EZ-6 atau Mazda 6E.
Mazda EZ-6 merupakan sedan berdesain fastback yang hadir sebagai penerus dari Mazda 6. Model terbaru ini, di beberapa pasar global diniagakan dalam dua pilihan powertrain, yakni plug-in hybrid (PHEV) dan elektrik berbasis baterai (BEV), dengan mempertahankan ciri khas berpenggerak roda belakang (RWD).
Untuk varian BEV, Mazda EZ-6 dibekali satu motor penggerak yang memiliki keluaran tenaga hingga 254 hp. Tenaganya, disuplai oleh baterai berkapasitas 58,9 hingga 68,8 kWh yang menjadikan sedan ini mampu menjelajah sejauh 480 hingga 600 kilometer dalam sekali pengisian daya.
Sementara varian PHEV, Mazda EZ-6 menggabungkan mesin 1.500 cc dengan motor listrik yang menghasilkan tenaga hingga 309 hp. Model ini dapat melaju hingga 160 kilometer menggunakan tenaga dari motor listrik dan baterainya saja. Tetapi kalau digabung dengan tenaga mesin, daya jelajahnya mencapai 1.000 hingga 1.300 kilometer. ##
