JAKARTA — PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) mengumumkan formasi tim untuk mengikuti serangkaian balap pada musim 2026. Mengusung semangat “Semakin di Depan”, perusahaan menegaskan komitmennya untuk mempertahankan dominasi di kejuaraan-kejuaraan nasional sekaligus memperkuat eksistensi di level Asia.
Sebanyak 10 tim dan 40 pembalap disiapkan untuk bertarung di berbagai kejuaraan bergengsi musim 2026. Mereka akan tampil di Kejuaraan Nasional Mandalika Racing Series, Motoprix, Kejuaraan Nasional Motocross, serta Yamaha One Make Race. Tak hanya itu, tim-tim satelit Yamaha juga ambil bagian dalam kompetisi Asia melalui Asia Road Racing Championship (ARRC).
Johannes BM Siahaan, Assistant General Manager CS Division YIMM, menyampaikan bahwa prestasi yang diperoleh merupakan hasil kolaborasi kuat antara pembalap, tim, engineer, manajemen, sponsor hingga dukungan pecinta motorsport Indonesia.
“Kami juga menegaskan konsistensinya dalam melakukan pembinaan berjenjang melalui Yamaha One Make Race yang telah melahirkan banyak talenta nasional hingga level dunia,” ujar Johannes.
Kekuatan Tim Satelit Yamaha di Level Asia
Yamaha dipastikan akan kembali menghadirkan tiga tim satelit yang akan memperkuat barisan di ARRC 2026, seluruh tim terdiri dari:
- Akai Jaya Racing Team yang tetap mengandalkan Galang Hendra Pratama dan Aldiaz Aqsal Ismaya.
- Ziear The Strokes55 Racing Team diperkuat Alfi Husni (Juara UB150 ARRC 2025) dan Gupita Kresna.
- LFN HP969 Racing Team bersama Fahmi Bassam, juara UB150 ARRC 2024 dan runner-up UB150 ARRC 2025, yang juga berambisi mempertahankan gelar nasional Sport 150cc serta juara umum Underbone 150cc U25 Mandalika Racing Series.
Kehadiran mereka mempertegas konsistensinya dalam menjaga jalur pembinaan dari level nasional menuju kompetisi Asia.
Target Pertahankan Supremasi Nasional
Dominasi Yamaha di Kejurnas Mandalika Racing Series 2025 menjadi modal kuat musim ini. Sejumlah gelar berhasil disapu bersih, mulai dari Supersport 600cc, Sport 250cc, Sport 150cc, Junior Sport 150cc U-15 hingga Underbone 150cc U25.
Di kategori motocross, perhatian tertuju pada kroser muda Djanoko Mahija “Jetnoko” (14 tahun) bersama Rizqy Motorsport. Rider belia ini diharapkan kembali mencetak prestasi di Kejurnas Motocross serta tampil di YZ BLU CRU SuperFinale.
Yamaha One Make Race 2026: Konsisten Jadi Wadah Pembinaan
Sebagai fondasi pengembangan talenta, kembali menghadirkan Yamaha One Make Race yang mencakup tiga event utama:
- Yamaha Cup Race. Balapan legendaris yang telah hadir lebih dari 30 tahun ini akan membuka musim di Sulawesi Selatan pada 18–19 April 2026 dan akan digelar sebanyak tiga seri (Sulsel, Sumbar, Jateng), bertambah satu putaran dibanding musim lalu. Aktivitas baru seperti MAXi GP serta Aerox Drag Race Battle semakin menyemarakkan persaingan
- BLU CRU Yamaha Sunday Race. Memasuki satu dekade penyelenggaraan, event ini akan digelar di Mandalika International Circuit pada 17–19 Juli. Selain menjadi ajang kumpul komunitas R Series, seri ini juga berstatus internasional karena menjadi putaran ke-3 Yamaha R3 BLU CRU Asia-Pacific Championship.
- BLU CRU Yamaha Enduro Challenge. Kompetisi offroad yang memasuki tahun ke-5 ini kembali digelar di Kalimantan Barat, Jawa Timur, serta tambahan seri Jawa Barat. Menggunakan WR155R dan YZ Series, event ini konsisten menarik minat komunitas hingga rider profesional nasional.
Wadah pembinaan
Dengan komposisi tim solid, pembalap berpengalaman dan talenta muda potensial, Yamaha optimistis mampu mempertahankan dominasi di kancah nasional sekaligus mengharumkan nama Indonesia di level Asia.
Strategi pembinaan berjenjang melalui ajang One Make Race menjadi fondasi utama keberlanjutan prestasi tersebut. Musim 2026 pun menjadi babak baru bagi pabrikan ini untuk kembali membuktikan DNA Racing yang kuat, tetapi bukan hanya soal kemenangan, namun untuk menjaga konsistensi melahirkan generasi pembalap masa depan. ##
