Guangzhou – Perjalanan GAC Group (Guangzhou Automobile Group Co. Ltd.) di Indonesia dimulai dengan GAC Aion New Energy Automobile Co., Ltd., berkolaborasi dengan Indomobil Group pada Juni 2024. PT Indomobil Energi Baru ditunjuk untuk mendistribusikan mobil-mobil listrik GAC Aion, pada Juni 2024.
Dalam waktu setahun, komitmen jangka panjang GAC diwujudkan dengan merakit produk pertama Aion V di pabrik PT National Assemblers di Purwakarta, Jawa Barat.
Pada tahap awal, kapasitas pabrik dirancang untuk memproduksi hingga 20.000 unit per tahun. GAC akan menambah investasi untuk meningkatkan kapasitas hingga 50.000 unit per tahun, guna memenuhi permintaan pasar domestik dan ekspor.
Dengan fleksibilitas jajaran produksi, pabrik ini akan mendukung perakitan kendaraan listrik murni (EV) dan kendaraan hybrid (HEV/PHEV) sesuai strategi mereka.
Kini, fasilitas perakitan yang dimiliki oleh Indomobil Group tersebut merakit semua model Aion Y Plus, Hyptec HT dan Aion UT.
Seiring dengan berjalannya waktu GAC menegaskan komitmennya di Indonesia melalui strategi “One GAC”, pendekatan terintegrasi yang menyatukan teknologi, portofolio produk, dan standar kualitas global untuk menjawab kebutuhan mobilitas yang semakin beragam.
Melalui strategi ini, GAC mengembangkan portofolio yang lebih komprehensif, tidak hanya menghadirkan kendaraan listrik (EV), tetapi juga membuka peluang teknologi lain guna menjangkau spektrum konsumen yang lebih luas.
“Pasar Indonesia memiliki karakter yang sangat beragam, sehingga kami melihat pentingnya menghadirkan pilihan produk yang lebih luas bagi konsumen,” ujar Andry Ciu, Chief Executive Offficer (CEO), GAC Indonesia.
“Melalui One GAC, kami mengintegrasikan berbagai kekuatan yang kami miliki untuk menghadirkan solusi mobilitas yang relevan dengan kebutuhan pasar,” imbuh Andry.
Andry melanjutkan, bahwa mereka akan meniagakan mobil-mobil bermesin pembakaran dalam (ICE = Internal Combustion Engine), selain Hybrid dan PHEV (plug-in Hybrid electric vehicle).
“Kue mobil ICE masih terbesar di Indonesia, meski mengalami penurunan. Kami melihat masih ada peluang di situ,” kata Andry.
Dalam waktu terdekat, pada semester II 2026, mereka akan meluncurkan sebuah MPV berteknologi PHEV.
GAC mengedepankan kualitas end-to-end, mulai dari proses produksi, perakitan lokal, hingga layanan purnajual di jaringan dealer.
“Kami berkomitmen menjaga kualitas secara menyeluruh, baik dari sisi produk maupun layanan, agar para konsumen mendapatkan pengalaman yang konsisten,” jelas Santiko Wardoyo, Chief Executive Offficer (CEO), PT Indomobil Wahana Trada, perusahaan penjualan GAC, Kia, Nissan, Maxus, dan lain-lain, di bawah Indomobil Group
Di samping itu semua, mereka terus memperkuat komitmen terhadap lokalisasi melalui peningkatan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN), dengan fokus pada pengembangan komponen strategis.
Melalui strategi “One GAC”, perusahaan optimistis dapat menghadirkan solusi mobilitas lebih inklusif serta memperkuat kehadirannya di industri otomotif Indonesia.
GAC Group memiliki sejumlah merek yakni Trumpchi, Aion dan Hyptect. ##
