BEIJING — GAC Group (Guangzhou Automobile Group) mengumumkan target penjualan global sebesar 250.000 hingga 300.000 mobil pada 2026, di Beijing Auto Show 2026. Hal itu sejalan dengan ekspansi perusahaan di lebih dari 120 negara dengan penjualan dunia mencapai 1 juta unit pada 2030.
Berbekal momentum kuat dari “Awal yang Kuat” pada Januari 2026 dan “Pertumbuhan Berlipat Ganda” pada Februari 2026, GAC kembali menunjukkan kinerja yang mengesankan dalam bisnis luar negerinya pada Maret 2026. Volume penjualan luar negeri merek-mereknya sendiri (GAC Trumpchi, AION, dan Hyptect) mencapai 17.031 unit, dengan volume penjualan kumulatif sebesar 42.165 unit pada kuartal pertama—keduanya meningkat 86% dibandingkan tahun sebelumnya.
“Kami membangun brand global yang berfokus pada pengguna, terbukti kualitasnya, dan unggul dalam layanan,” tegas Vice President GAC Group sekaligus Chairman GAC International, Chen Jiacai.
Untuk menjawab kebutuhan pasar global yang beragam, GAC menghadirkan berbagai pilihan powertrain. Mesin generasi terbaru 1.5T dengan transmisi 7DCT tetap menjadi solusi bagi negara-negara yang masih mengandalkan mesin konvensional. Sementara itu, teknologi hybrid ADiMOTION menjawab kebutuhan transisi menuju elektrifikasi, dan Magazine Battery 2.0 menghadirkan performa EV dengan keamanan tinggi serta kemampuan fast charging hingga 5C.
Sementara Presiden GAC International, Wei Haigang, menegaskan bahwa ambisi global GAC bertumpu pada empat pilar utama: craftsmanship, trust, technology, dan ecosystem.
GAC saat ini melayani hampir 30 juta pengguna di seluruh dunia dan terus memperkuat reputasinya sebagai brand yang terpercaya. Performa positif terlihat di berbagai pasar, termasuk posisi terdepan di segmen EV taxi di Thailand, serta pertumbuhan di Hong Kong, Singapura, dan Amerika Latin.
GAC juga terus memperluas jaringan global melalui sistem R&D “1+5+X” yang mengintegrasikan pengembangan produk berbasis kebutuhan lokal. Hingga kuartal pertama tahun ini, GAC telah hadir di 102 negara dengan 696 jaringan penjualan dan layanan purnajual, termasuk fasilitas produksi di Eropa dan Asia Tenggara.
Ke depan, perusahaan akan memperkuat kolaborasi dengan mitra-mitra global untuk membangun ekosistem mobilitas hijau yang berkelanjutan.
“Kami membawa lebih dari sekadar produk-produk. Kami membawa teknologi, layanan, dan ekosistem untuk masa depan mobilitas yang lebih baik,” tambah Wei.
Di Indonesia, GAC Group berkolaborasi dengan Indomobil Group dengan membawa AION sebagai merek pertama sejak tahun 2024. Dalam waktu dekat (tahun 2026), GAC Indonesia akan meluncurkan tiga mobil baru yakni GAC M8 PHEV (dengan nama lain GAC E9 PHEV) untuk bermain di segmen MPV mewah, dan dua SUV energi terbarukan AION N60 dan AION i60. ##
