SEOUL — Hyundai Motor menutup tahun 2025 dengan peningkatan penjualan mobil. Penjualan Hyundai 2025 naik 2% atau menjadi 4,108,605 unit dibandingkan tahun 2024.
Dari angka penjualan Hyundai 2025 tersebut mencerminkan ketahanan perusahaan di tengah lingkungan pasar global yang penuh tantangan. Penjualan mobil elektrifikasi mendekati 1 juta unit, di mana mobil elektrifikasi naik 32%, sementara dan mobil listrik murni naik 17%.
Kendaraan listrik hibrida (HEV) memimpin momentum elektrifikasi, dengan penjualan ritel global mencapai 611.783 unit, meningkat 32 persen dibandingkan tahun sebelumnya (2024). Kendaraan listrik baterai (EV) mencapai total 269.169 unit, naik 17 persen. Kendaraan listrik hibrida plug-in (PHEV) mencapai 44.124 unit, meningkat 21 persen, sementara kendaraan listrik sel bahan bakar (FCEV) tumbuh 58 persen menjadi 7.047 unit.
Penjualan ritel gabungan kendaraan elektifikasi (EV, HEV, PHEV, FCEV) mencapai total 932.123 unit, mewakili sekitar 27 persen dari bauran penjualan global Hyundai.
Penjualan mobil-mobil Hyundai bermesin pembakaran dalam (ICE) masih mendominasi dengan 3.176.482 unit atau naik 4% sepanjang tahun 2025.
Jenama premium Genesis menjual 221.482 unit ritel secara global dan mencapai hasil rekor di Amerika Serikat. Genesis Motor America mengirimkan 82.331 kendaraan, peningkatan 10 persen dibandingkan tahun 2024, mencapai hasil tahunan, triwulanan (Q4), dan bulanan (Desember) terbaik sepanjang masa. GV70 memimpin merek tersebut dengan 33.876 unit terjual, naik 26 persen, sementara GV80 mencapai 23.799 unit, naik 4 persen.
“Pada tahun 2025, tim kami di seluruh dunia menunjukkan ketahanan yang luar biasa. Terlepas dari volatilitas pasar yang signifikan, ketidakpastian regulasi, dan persaingan yang ketat, kami berhasil meningkatkan penjualan ritel global sebesar dua persen—didorong oleh kinerja yang memecahkan rekor di Amerika Utara, momentum yang kuat di Eropa dan Timur Tengah & Afrika, serta pertumbuhan yang stabil di Korea Selatan,” kata José Muñoz, President CEO of Hyundai Motor Company.
Dengan memanfaatkan momentum ini (2025), Hyundai Motor terus memajukan strategi elektrifikasinya melalui perluasan produksi lokal, jajaran kendaraan listrik global lebih luas, dan teknologi baru yang mendukung pendekatan multi-jalurnya. Upaya-upaya ini mendukung kemajuan perusahaan menuju target tahun 2030 yaitu penjualan global sebanyak 5,55 juta unit dan 3,3 juta kendaraan elektrifikasi (sekitar 60% dari total penjualan), sekaligus memperkuat kepercayaan pelanggan di setiap pasar utama.
Selain itu Hyundai Motor berambisi meraih Margin Laba Operasional (Operating Profit Margin) 8-9 persen; ekspansi hibrida dengan meluncurkan lebih dari 18 model hibryd, didukung oleh sistem TMED-II generasi berikutnya; Extended Range EVs (EREVs) diluncurkan pada tahun 2027 dengan jarak tempuh gabungan lebih dari 600 mile (965 kilometer). ##
.
