Jakarta – Sebagai pengguna motor bermesin pembakaran internal, hal yang paling vital adalah isi bensin. Namun ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) yang tidak menentu, serta harus antre menunggu giliran apabila bensin tersedia, tentu membuang waktu dan menghambat mobilitas sehari-hari. Oleh karena itu, beralih menggunakan motor listrik Vinfast merupakan ide bagus.
Urusan kendaraan listrik, merek otomotif Vietnam ini punya ekosistem yang lengkap di Tanah Air. Sudah pasti bakal memudahkan pengguna motor listrik Vinfast untuk menunjang mobilitas hariannya. Mereka, tak perlu khawatir akan ketersediaan bahan bakar, tak perlu buang waktu untuk antre di pom bensin, serta tidak merogoh kocek lebih dalam untuk bayar bensin yang harganya kian tinggi.
Untuk dipakai bermobilitas harian yang bebas khawatir, Vinfast menawarkan kepemilikan kendaraan melalui skema sewa baterai. Untuk model Viper misalnya, dengan skema ini hanya dikenakan Rp 22,81 juta untuk pembelian unit, berikut biaya Rp 84 ribu untuk sewa satu unit baterai per bulannya, dan dikenakan Rp 6 ribu sebagai biaya penukaran tiap baterai.
Dalam kondisi baterainya penuh, jarak tempuh motor listrik Vinfast Viper mencapai 82 kilometer. Jika diasumsikan penggunanya menempuh jarak hingga 40 kilometer tiap hari selama 26 hari, maka hanya membutuhkan 13 kali penggantian baterai. Kalau ditotal, biaya 13 kali penggantian dan sewa bulanan baterai mencapai Rp 162 ribu saja.

Penghematan biaya penggantian baterai, dapat ditekan karena motor listrik ini punya slot yang muat untuk diisi dua unit baterai. Kalau dua komponen inti kendaraan listrik itu terpasang, maka daya jelajahnya mencapai 145 kilometer, dalam kondisi semua daya di baterai terisi penuh.
Jika dibandingkan, konsumen yang mobilitas hariannya menempuh jarak 40 kilometer selama 26 hari menggunakan motor konvensional, dengan konsumsi bahan bakar satu liter bensin untuk jarak tempuh 50 kilometer, maka membutuhkan sebanyak 20,8 liter bensin, atau setara Rp 208 ribu apabila menggunakan bensin bersubsidi.
Tidak hanya lebih murah biaya operasional bulanan, pengguna motor listrik Vinfast pun dimanjakan lewat sistem penggantian baterai yang dalam prosesnya hanya memakan tempo dua menit saja. Bayangkan kalau kita mengantre di pom bensin, berapa banyak waktu yang terbuang untuk mengisi bahan bakar?
Stasiun penggantian baterai Vinfast, yakni V-Green, kini tersedia sebanyak lebih dari 2.000 unit di wilayah sekitaran Jabodetabek, dan kota-kota besar di Pulau Jawa. Fasilitas ini, ditempatkan di area-area publik yang strategis, seperti minimarket dan jaringan bengkel ritel seperti Planet Ban. Jadi, tidak perlu khawatir akan ketersediaan baterai, karena banyak stasiun penggantiannya.
“Kami tidak hanya menjual produk, tetapi juga mendampingi konsumen sepanjang kepemilikan kendaraan,” ungkap Yordan Satriadi, CEO Vinfast e-Scooter Indonesia.
Pengguna motor listrik Vinfast dapat ekstra benefit
Bertujuan mempercepat adopsi kendaraan listrik, pabrikan ini menyediakan program penukaran baterai gratis di stasiun publik V-Green untuk seluruh motor listrik Vinfast. Program ini berlaku selama satu tahun, dengan batas hingga 20 kali penukaran baterai per bulan untuk setiap kendaraan.
Selain itu, pengguna motor listrik Vinfast juga akan mendapatkan garansi kendaraan hingga enam tahun masa pakai atau setara 72.000 km jarak tempuh, yang secara signifikan mengurangi biaya kepemilikan jangka panjang.
“Upaya percepatan elektrifikasi perlu didukung oleh kemudahan penggunaan dan nilai ekonomis yang nyata bagi konsumen,” pungkas Yordan.
