HANOI – Vinfast eScooter siap meramaikan pasar sepedamotor, khususnya motor listrik Indonesia. Ada beberapa strategi yang dipersiapkan oleh perusahaan otomotif asal Vietnam tersebut sebelum meluncurkan produk-produknya.
CEO Vinfast eScooter Indonesia, Yordan Satriadi menyebut, pihaknya sangat optimis untuk bersaing di segmen sepedamotor, utamanya jenis skuter listrik di pasar otomotif nasional.
“Seperti diketahui market Indonesia sangat besar sekali, khususnya untuk segmen kendaraan roda-dua, per tahun itu lebih dari 6 juta unit dan populasi lebih dari 120 juta kendaraan, ini merupakan pasar yang salah satu terbesar di dunia,” ujarnya saat konferensi pers di Hanoi, Vietnam, dikutip pada Minggu (26/4).
Yordan menyebut, Vinfast eScooter sudah menyiapkan strategi untuk pemasaran skuter listrik Vinfast. Bahkan, pihaknya sudah melakukan riset terkait pasar dan kebutuhan konsumen untuk produk sepeda motor listrik.
“Vinfast eScooter akan masuk ke dengan strategi berbeda karena kami sudah mempelajari dari merek-merek yang ada di Indonesia. Kami akan menjalankan ekosistem VinFast yang bahkan sudah tersebar di wilayah Jabodetabek, sehingga nantinya konsumen akan sangat mudah membeli motor listrik VinFast,” paparnya.
Yordan menambahkan, skuter listrik asal Vietnam untuk pasar Indonesia mengusung model swap battery (baterai lepas-pasang). Nantinya, pengguna produk Vinfast eScooter bisa memanfaatkan ekosistem yang sudah tersedia.
Selain itu, skuter listrik Vinfast juga sudah disesuaikan dengan regulasi di Indonesia, salah satunya adalah tersedianya dudukan pelat nomor depan. Diketahui, sepedamotor di Vietnam tidak perlu memasang pelat depan dan hanya diwajibkan pelat nomor di belakang saja.
“Skuter listrik Vinfast untuk Indonesia juga pakai model swap battery. Bisa dilihat battery swap station yang dikelola oleh VGreen kini ada di mana-mana. Kami juga akan menyampaikan total cost ownership bagi konsumen” ucap Yordan. ##
