WUHU — Dalam waktu dekat Chery Automobile akan memperkuat Chery Tiggo 7 series dengan meluncurkan Chery Tiggo 7 Hybrid. Model baru ini sekaligus memperluas pilihan mobil hybrid mereka untuk para konsumen.
Chery Tiggo 7 Hybrid Electric Vehicle (HEV) akan menjadi pilihan baru, setelah versi mesin pembakaran dalam (internal combustion engine = ICE) dan PHEV (plug-in hybrid electric vehicle). Dikatakan oleh perusahaan di fanpage Facebook resmi mereka “It’s ready to deliver a more fuel-efficient, smarter and smoother choice for your family journeys” (Siap menghadirkan pilihan yang lebih hemat bahan bakar, lebih cerdas, dan lebih nyaman untuk perjalanan keluarga Anda).
Saat ini Chery Tiggo 7 dijual di berbagai negara seperti Afrika Selatan, Australia. Model ini pernah diniagakan oleh PT Chery Sales Indonesia (CSI) di awal-awal kehadirannya di Tanah Air.
SUV 5-seater Chery ini tersedia dalam pilihan mesin 1.5-liter Turbo CVT dan 1.6-liter Turbo DCT. Lalu opsi 1.5-liter Turbo PHEV dengan 2 motor listrik, yang menghasilkan tenaga gabungan 265 kW dan torsi kombinasi 530 Nm, konsumsi BBM (bahan bakar minyak 20,41 km/liter.

Baterai 18 kWh Chery Tiggo 7 PHEV butuh waktu 19 menit untuk diisi dari 30% hingga 80% di sumber listrik DC. Mode EV bisa mengantarkan pemiliknya bergerak hingga 93 kilometer.
Selain model di atas, Chery Automobile pun mengungkap beberapa model yang telah dan akan diluncurkan serta menggunakan Rhino Battery. Model pertama adalah Chery QQ3 bertenaga listrik murni yang baru-baru ini dilempar ke pasar China.
Model berikutnya Fengyun A9 EV dengan baterai 70 kWh dengan kepadatan energi sel 195 Wh/kg. Mobil ini juga menggunakan sakelar detonasi PSS (Power Slip System), yang mampu memutus daya tegangan tinggi hanya dalam 2 milidetik. Lebih jauh lagi, dengan lebih dari 80% baja berkekuatan tinggi pada tubuh dan delapan airbag, mobil ini menawarkan fitur keselamatan yang komprehensif.
Lalu Fengyun T9L dirancang untuk menemani pengguna seumur hidup. Dilengkapi dengan baterai hybrid Rhino H yang menawarkan masa pakai hingga 5000 siklus, tubuh yang kokoh dan sistem bantuan mengemudi cerdas Falcon 700. Melalui desain keselamatan aktif dan pasif yang komprehensif, mobil ini melindungi setiap perjalanan penggunanya. Fengyun T9L juga akan menantang jalan dataran tinggi Nujiang yang terkenal sulit dengan 72 tikungannya, menunjukkan koordinasi sempurna antara pembangkitan dan konversi daya untuk menaklukkan ketinggian tanpa pernah kehilangan kecepatan. Pra-penjualan untuk mobil baru ini akan dimulai pada tanggal 25 Maret 2026.
Model terakhir adalah Chery Tiggo 5 Hybrid. Sayangnya, perusahaan belum mengungkap spesifikasi Chery Tiggo 5 Hybrid, namun dipastikan akan memakai Rhino Battery. ##
