Jakarta — Toyota Veloz Hybrid merupakan mobil hybrid termurah Toyota di Indonesia. Harga MPV 7-seater ini dari Rp308.000.000 hingga Rp389.000.000.
Jika Anda ingin membeli Toyota Veloz Hybrid sebaiknya Anda mengetahui dan memahami seluk-beluk baterainya. Dealer Toyota Auto2000 menginformasikan 9 hal penting mengenai baterai Toyota Veloz Hybrid:
- Jenis baterai lithium-ion berkapasitas sekitar 0,7 kW untuk menghasilkan tenaga 80 PS pada motor listrik. Baterai tegangan tinggi ini meningkatkan efisiensi bahan bakar sekitar 40% dibandingkan model bensin yang dibuktikan dengan konsumsi bensin seirit 28,9 km/liter.
- Lokasi Baterai. Toyota menempatkan baterai hybrid pada MPV Keluarga ini di bawah jok penumpang depan. Sehingga tidak mengurangi area kabin dan bagasi dan menjaga titik keseimbangan bobot kendaraan. Lokasinya mirip dengan baterai Toyota Kijang Innova Zenix Hybrid.
- Menganut Self Charging System. Salah satu keunggulan Hybrid EV adalah kemampuan isi ulang baterai secara otomatis sehingga tidak dibutuhkan fasilitas charging spot. Hal ini jelas mempermudah mobilitas pelanggan sampai daerah terpencil sekalipun karena tidak perlu khawatir daya baterai habis.
- Masih Ada Aki Kecil. Hybrid EV Toyota tetap memakai aki kecil atau auxiliary battery. Tugasnya adalah menyuplai daya listrik ke sistem kelistrikan tegangan rendah 12 Volt, seperti lampu, sistem audio, klakson, dan komponen elektronik lainnya, termasuk Electronic Control Unit (ECU). Dan suplai daya listrik berasal dari motor generator. Aki kecil tetap membutuhkan perawatan rutin supaya tidak soak yang membuat mesin bensin tidak dapat dinyalakan. Jika terjadi kendala, segera lakukan konsultasi dengan Service Advisor andalan AutoFamily di cabang Auto2000 terdekat.
- Jangan Tutup Kisi Udara Pendingin Baterai. Terdapat kisi-kisi di sisi penutup baterai Toyota New Veloz Hybrid EV untuk menyalurkan udara sebagai pendinginnya. Berkaca dari Toyota New Kijang Innova Zenix Hybrid EV, banyak penggunanya yang menutup kisi udara tersebut sehingga sistem pendingin terganggu. Jangan pernah menutup kisi udara supaya baterai tidak overheat dan tahan lama.
- Garansi Baterai Hybrid dan Aki Kecil. Sesuai kebijakan prinsipal, Auto2000 memberikan garansi sesuai syarat dan ketentuan yang berlaku, yakni aki kecil mendapat warranty selama 1 tahun atau 20.000 km, mana yang tercapai terlebih dahulu. Sedangkan untuk baterai hybrid memiliki masa warranty selama 8 tahun atau 160.000 kilometer.
- Panaskan Mesin Jika Mobil Ditinggal Lama. Katakanlah dalam rangka libur panjang, AutoFamily meninggalkan mobil hybrid di rumah selama sekitar 1 minggu. Sebaiknya tetap ada orang yang standby untuk memanaskan mesin setidaknya setelah 3 hari ditinggal supaya daya aki kecil terisi dan oli mesin bersirkulasi. Pastikan AutoFamily sudah mengetahui prosedur menyalakan mesin secara manual yang bisa ditanyakan kepada service advisor bengkel Auto2000.
- Isi Ulang Baterai Hybrid Tidak 100%. Sebenarnya hal tersebut normal karena battery hybrid didesain tidak bisa terisi 100%. Kondisi ini diperlukan untuk menjaga keawetan baterai (battery health) dan ada ruang pengisian saat kendaraan melakukan regenerative braking (pengereman), deselerasi (lepas pedal gas), dan berkendara di jalan menurun.
- Mobil Tidak Bisa Beroperasi Ketika Motor Listrik Mati atau Rusak. Kendaraan hybrid sama sekali tidak bisa dijalankan karena untuk menghidupkan mesin menggunakan daya dari motor listrik (MG1). Anda tak perlu kawatir, karena layanan darurat Emergency Roadside Assistant (ERA) siap membantu Anda selama 24/7.
“Seiring kehadiran new Toyota Veloz Hybrid EV, Anda perlu memahami teknologi pada mobil hybrid Toyota. Salah satunya adalah baterai sebagai energi untuk menggerakkan motor listrik. Baterai tegangan tinggi ini menjadi salah satu komponen penting agar lebih hemat bensin dan rendah emisi,“ kata Nur Imansyah Tara, Marketing Division Head Auto2000. ##
