Tangerang — Layanan purnajual menjadi salah satu kunci sukses sebuah brand. PT Isuzu Astra Motor Indonesia (IAMI) sebagai salah satu produsen otomotif terus berinovasi memperkuat layanan purnajual yang mampu menjaga uptime (waktu aktif) operasional kendaraan pelanggan.
Upaya Isuzu tersebut diterjemahkan melalui rangkaian solusi yang terintegrasi, mulai dari layanan yang proaktif, ketersediaan suku cadang, jaringan layanan nasional, hingga pemanfaatan teknologi telematika Isuzu Link menciptakan ekosistem aftersales yang dirancang untuk membantu pelanggan meningkatkan produktivitas sekaligus menekan biaya operasional.
Menurut IAMI, uptime merupakan faktor penting yang menentukan kelancaran operasional perusahaan-perusahaan tambang, perkebunan, logistik, dan lain-lain. Semakin tinggi tingkat uptime kendaraan, semakin tinggi pula produktivitas armada dan peluang menghasilkan keuntungan.
“Di Isuzu, kami percaya bahwa layanan purnajual bukan sekadar memberikan servis ketika kendaraan mengalami kendala, tetapi menjadi bagian dari solusi bisnis pelanggan. Fokus kami adalah menjaga uptime kendaraan agar operasional tetap berjalan optimal, produktivitas meningkat, dan total biaya kepemilikan kendaraan dapat ditekan. Karena itu, kami terus memperkuat layanan yang proaktif, memperluas jaringan, memastikan ketersediaan suku cadang, serta menghadirkan teknologi digital yang mampu memberikan nilai tambah bagi setiap pelanggan,” ujar Business Solutions Director PT IAMI, Anjar Rosjadi.
Untuk mendukung kebutuhan tersebut, Isuzu menghadirkan berbagai Proactive Solution yang dirancang agar potensi gangguan kendaraan dapat dicegah sejak dini. Program tersebut mencakup layanan Free Service hingga dua tahun, Free Spare Part hingga Rp8 juta atau Free Tire untuk pembelian kendaraan Isuzu GIGA, Isuzu Health Report, Vehicle Inspection, Tire Lifetime Contract, Tire Pay-As-You-Go Contract, hingga layanan Manpower On-Site yang menghadirkan mekanik langsung di lokasi operasional pelanggan. Seluruh layanan tersebut bertujuan membantu pelanggan menjaga performa armada sekaligus meminimalkan downtime kendaraan.
IAMI juga menerapkan strategi multi-layer parts melalui penyediaan Isuzu Genuine Parts (IGP) sebagai suku cadang orisinal serta IADG sebagai alternatif berkualitas dengan harga yang lebih kompetitif. Saat ini tersedia lebih dari 800 item IADG untuk memenuhi kebutuhan perawatan dan perbaikan kendaraan pelanggan secara cepat dan efisien.
Ketersediaan layanan purnajual juga diperkuat melalui jaringan yang luas di seluruh Indonesia. IAMI didukung oleh 129 outlet resmi, 165 Bengkel Isuzu Berjalan (BIB), 2.188 Partshop, serta 181 Bengkel Mitra Isuzu (BMI). Jaringan tersebut dibangun agar pelanggan mendapatkan akses layanan dan suku cadang dengan lebih mudah di berbagai wilayah operasional. Transformasi digital turut menjadi bagian penting dalam strategi layanan purnajual melalui Isuzu Link.
Teknologi telematika ini tidak hanya berfungsi sebagai sistem pelacakan kendaraan, tetapi juga membantu pelanggan memantau produktivitas armada, meningkatkan keselamatan berkendara, mengoptimalkan efisiensi operasional, serta mendukung kepatuhan terhadap jadwal perawatan kendaraan. Data yang dihasilkan memungkinkan Isuzu memberikan rekomendasi perawatan secara proaktif sebelum terjadi kerusakan yang berpotensi mengganggu operasional bisnis pelanggan. ##
