Jakarta – Haji Plus merupakan program haji khusus yang menawarkan waktu tunggu lebih singkat dibanding program haji reguler. Namun untuk mengikuti program ini, para peserta haji perlu mengeluarkan biaya yang lebih besar. Untuk itu, Adira Finance menghadirkan program pembiayaan Hasanah (Haji Plus Adira Syariah).
Program Pembiayaan Hasanah merupakan unit usaha syariah Adira Finance yang menghadirkan beberapa kemudahan:
- lembaga ini membiayai calon jamaah dalam mendapat nomor porsi Haji Plus lebih cepat, namun membayar angsuran belakangan
- Peserta tak perlu menyerahkan aset jaminan.
Yusron selaku Head of Syariah Adira Finance mengatakan, “Produk Hasanah kami hadirkan sebagai respons atas adanya permintaan pembiayaan Nomor Porsi Haji Plus, sekaligus memperkuat strategi perluasan solusi dan portofolio syariah Adira Finance. Dengan pendekatan yang transparan, kami ingin memastikan masyarakat memiliki akses pembiayaan ibadah yang lebih pasti dan terpercaya.”
Produk Hasanah Adira Finance berpegang pada akad ijarah multijasa, sehingga memastikan seluruh proses pembiayaan berlangsung sesuai ketentuan syariah dan memberikan kejelasan terkait manfaat serta biaya sejak awal. Pelanggan yang mengajukan pembiayaan porsi haji plus tanpa jaminan (non-collateral), dapat memilih pilihan tenor fleksibel hingga 60 bulan.
Dalam proses pengajuan Hasanah, dokumen yang perlu disiapkan seperti identitas diri, bukti penghasilan, serta dokumen pendukung lain yang dibutuhkan untuk verifikasi. Menyoal angsuran, sistem pelunasan, hingga aturan mengenai keterlambatan pembayaran dijelaskan secara transparan dalam akad sehingga pelanggan dapat memahami seluruh proses sejak awal.
Lebih lanjut, apabila pengajuan program Hasanah Adira Finance telah disetujui, maka pelanggan akan didaftarkan ke Penyelenggara Ibadah Haji Khusus (PIHK) untuk memperoleh Nomor Porsi Haji Plus secara resmi. Nomor porsi ini menjadi bukti bahwa pelanggan telah masuk dalam antrian keberangkatan sesuai ketentuan Kementerian Agama.
Setelah nomor porsi telah diterbitkan, pelanggan dapat mengecek status nomor porsi tersebut secara mandiri melalui website resmi Kementerian Agama atau aplikasi Haji Pintar, yakni aplikasi resmi Kemenag yang menyediakan beragam informasi terkait layanan ibadah haji.
Pembiayaan syariah bertumbuh
Hadirnya program Hasanah diharapkan dapat memperkuat pertumbuhan pembiayaan syariah Adira Finance yang menunjukkan trend positif. Karena hingga November 2025, lembaga ini telah menyalurkan pembiayaan baru syariah hingga Rp 8,1 triliun, tumbuh sekitar 13 persen secara tahunan dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Capaian positif yang diraih, menjadikan produk syariah Adira Finance berkontribusi sekitar 21 persen terhadap total pembiayaan baru unit bisnis yang berada di bawah naungan Bank Danamon ini. Hal ini, mencerminkan peningkatan minat masyarakat terhadap layanan pembiayaan berbasis prinsip syariah yang memberikan rasa aman dan kepastian transaksi.
“Melalui produk Hasanah dan berbagai inisiatif syariah lainnya, Adira Finance menegaskan komitmennya dalam memperluas akses pembiayaan berbasis syariah, memperkuat inklusi keuangan, serta menghadirkan pengalaman ibadah yang lebih mudah dijangkau dan berkesan,” tutup Yusron. ##
