BEIJING — Auto China 2026 menjadi panggung bagi Guangzhou Automobile Group Co., Ltd., (GAC) untuk menampilkan babak baru ekspansi global mereka. Dengan semangat “All New GAC, Going Global!”, GAC memperkenalkan strategi global terbaru.
Di pameran otomotif terbesar tersebut, GAC mengusung empat kata kunci—Craftsmanship, Trust, Technology, dan Ecosystem. Strategi tersebut menekankan integrasi penuh dalam rantai nilai global, sekaligus menargetkan posisi sebagai salah satu pengekspor produk otomotif Tiongkok terbesar pada 2030.
Perusahaan dengan jelas menyatakan tujuannya untuk memasuki 120 negara dan wilayah di seluruh dunia pada tahun 2030, mendirikan lebih dari 2.000 gerai di luar negeri, mencapai penjualan tahunan sebanyak 1 juta kendaraan, dan dengan cepat menjadi kekuatan utama dalam ekspansi otomotif Tiongkok ke luar negeri.
Dari sisi produk, tiga model unggulan untuk pasar global — GAC YUE 7, AION i60, dan AION N60 — menjadi sorotan utama di Auto China 2026. Tiga model lagi yang dikenalkan di pameran tersebut adalah GAC E8 PHEV, Hyptec S600, serta Qijing GT7 (AISTALAND GT7).
Dalam dua tahun terakhir, bisnis GAC di pasar internasional menunjukkan pertumbuhan pesat. Angka penjualan mereka melesat dari 45.000 unit pada 2023 menjadi lebih dari 130.000 unit pada tahun 2025—melonjak hampir tiga kali lipat—menjadikannya salah satu produsen yang mengekspor produk otomotif China dengan laju pertumbuhan tercepat.
Memasuki 2026, momentum tersebut kian menguat. Pada Triwulan I-2026, penjualan luar negeri GAC meningkat 86% secara tahunan, sementara jumlah pengguna global GAC telah melampaui 400.000. Saat ini, bisnis GAC International telah menjangkau 102 negara dan wilayah di lima benua, didukung lebih dari 680 jaringan penjualan dan layanan, lima basis produksi di luar negeri, serta sembilan pusat distribusi suku cadang regional di berbagai kawasan dunia.
Pabrikan otomotif yang berbasis di Guangzhou ini juga telah menyelesaikan transformasi strategis, beralih dari model ekspor yang berbasiskan perdagangan produk menuju aktivitas operasional di berbagai pasar lokal yang lebih mendalam, sekaligus membangun kapabilitas global yang mencakup seluruh rantai nilai—mulai dari riset dan pengembangan, produksi, hingga distribusi dan penjualan.
“Globalisasi menjadi langkah krusial bagi transformasi perusahaan. Globalisasi bukan sekadar menjual kendaraan-kendaraan ke berbagai negara. Kami membangun ekosistem mobilitas yang lengkap, menghadirkan solusi mobilitas hijau dan cerdas yang relevan bagi setiap pasar,” ujar Chairman GAC Group, Feng Xingya.
Berangkat dari konsep “Intelligent Manufacturing in China” menuju “Globally Trusted”, perusahaan mempercepat integrasinya dengan lanskap baru industri otomotif global melalui strategi yang terarah, fondasi teknologi yang kuat, serta pengembangan bisnis di pasar lokal. Menjelang acara tersebut, GAC International juga menggelar Konferensi Mitra Global 2026 di Guangzhou. Lebih dari 700 distributor dan mitra dari 87 negara dan wilayah berpartisipasi dalam forum bertema “Driving Forward, Winning Together” untuk membahas kolaborasi global ke depan. ##
