Banjarnegara — PT Motul Indonesia Energy (MIE) kembali memperkuat kedekatan dengan pelaku usaha dan pemilik bengkel mandiri melalui kegiatan Motul Performance Solution (MPS) dan Moride. Terbaru kegiatan ini digelar di Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, pada 19 September 2026.
Kegiatan yang menjadi bagian dari program Motul Performance Solution melibatkan jaringan bengkel di wilayah Jawa Tengah selatan. Pelaksanaan kegiatan didukung oleh distributor resmi Motul, AMM Jateng Selatan, yang memiliki cakupan distribusi di wilayah Jawa Tengah bagian selatan.
MPS Banjarnegara dikemas dengan aktivitas riding bersama yang mempertemukan pelaku bengkel dan jaringan mekanik dari sejumlah wilayah di sekitar Banjarnegara. Kegiatan berkendara dimulai dari bengkel rekanan Motul, Maju Motor sebagai titik keberangkatan menuju Kawungan Coffee, Banjarnegara.
Selain menjadi sarana berkendara bersama, kegiatan tersebut menjadi kesempatan bagi Motul untuk membangun komunikasi secara langsung dan intens dengan para pelaku bengkel.
Tak hanya itu, para peserta juga mendapatkan pelatihan hingga edukasi terkait paket solusi servis kendaraan serta pemilihan pelumas berkualitas sesuai dengan spesifikasi motor.
“Kami berupaya menghadirkan edukasi yang tidak hanya bersifat teoritis, tetapi juga memberikan pengalaman praktik kepada para tenaga bengkel. Tujuannya agar mereka dapat memahami penggunaan serta keunggulan produk dalam mendukung kebutuhan servis kendaraan,” ujar Managing Director PT Motul Indonesia Energy (MIE), Welmart Purba.
Welmart menilai pemahaman teknis dari tenaga bengkel menjadi salah satu faktor penting untuk memastikan produk dapat digunakan secara tepat sesuai kebutuhan kendaraan dan konsumen.
“Kolaborasi dengan jaringan bengkel lokal menjadi bagian penting bagi Motul dan Ipone dalam memperluas akses terhadap solusi perawatan kendaraan. Kami berharap kompetensi dan pemahaman teknis yang terus berkembang dapat memberikan nilai tambah bagi konsumen di berbagai daerah,” lanjut Welmart.
Dalam pelaksanaannya, MPS Banjarnegara kali ini diikuti oleh 100 peserta yang berasal dari sekitar 90 bengkel di wilayah Jawa Tengah bagian selatan. ##
