TANGERANG — VinFast resmi memperlihatkan Minio Green untuk pertama kalinya di Indonesia, di GAIKINDO Jakarta Auto Week (GJAW) 2025. Tampilan perdananya ini menjadi debut internasional sekaligus menegaskan fokus VinFast dalam menghadirkan kendaraan-kendaraan ramah lingkungan yang mudah diakses oleh masyarakat luas.
Minio Green hadir sebagai mobil listrik mungil dua pintu dengan dimensi panjang 3.090mm, lebar 1.496mm, dan tinggi 1.625 mm, menjadikannya model paling ringkas di jajaran produk global VinFast lebih kecil dari Vinfast VF 3 namun tetap menawarkan ruang kabin yang cukup nyaman berkat wheelbase 2.065 mm yang mampu menampung empat penumpang.
Ditenagai motor listrik tunggal, mobil ini menghasilkan tenaga 26,8 hp dan torsi 65 Nm, dengan kecepatan puncak 80 km/jam. Baterai 18,5 kWh mendukung pengisian cepat dari 10% hingga 70% dalam kurang lebih 30 menit.
Berdasarkan standar NEDC, Minio Green mampu menempuh hingga 210 km sekali isi daya cukup untuk kebutuhan mobilitas perkotaan sehari-hari.
Interiornya mengusung konsep minimalis dan fungsional, dibekali layar infotainment, jok kain dengan pengaturan manual, serta kaca spion dua mode. Fitur keselamatan standar mencakup airbag pengemudi, ABS, dan traction control.
Sebagai bagian dari lini kendaraan listrik Green, Minio Green dirancang untuk menjawab kebutuhan transportasi komersial maupun penggunaan privat.
Efisiensi operasionalnya membuat mobil ini menjadi opsi menarik bagi pengguna motor yang ingin beralih ke kendaraan listrik tanpa kehilangan kepraktisan dalam mobilitas kota.
CEO VinFast Auto Indonesia, Kariyanto Hardjosoemarto, menegaskan bahwa kehadiran Minio Green mempertegas posisi Indonesia dalam strategi global VinFast. Ia menyebut perusahaan berkomitmen menghadirkan pilihan produk yang variatif dan terjangkau, dari mobil kompak hingga model berukuran besar, guna memenuhi kebutuhan konsumen sekaligus mendukung masa depan mobilitas berkelanjutan.
Sejak memasuki pasar Indonesia, VinFast Auto Indonesia terus memperluas jaringan penjualan, layanan purnajual, hingga infrastruktur pengisian daya.
Perusahaan juga mendorong produksi lokal dan menggandeng berbagai mitra strategis untuk memperkuat ekosistem kendaraan listrik nasional dan mendukung percepatan transisi menuju transportasi rendah emisi. ##
