Otobisnis.idOtobisnis.idOtobisnis.id
  • Home
  • Mobil
  • Motor
  • Bisnis
  • Others
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Otobisnis.idOtobisnis.id
Search
  • Home
  • Mobil
  • Motor
  • Bisnis
  • Others
Follow US
@ 2021 Otobisnis.id
BeritaBisnisMobil

Mazda Indonesia akan luncurkan beberapa model SUV pada 2026

Eko Nugroho
By
Eko Nugroho
Desember 17, 2025
5 Min Read
Mazda Indonesia
COO Mazda Indonesia berpose dengan CX-60
SHARE

Jakarta – Mazda Indonesia memberi perspektif terkait kondisi pasar otomotif Tanah Air menjelang akhir tahun 2025. Dengan segala dinamika yang terjadi, merek premium Jepang ini menegaskan bahwa keputusan membeli mobil kini semakin multidimensional.

Berdasar laporan GAIKINDO pada kuartal ketiga tahun 2025 dan analisis pasar otomotif yang dilakukan PwC (PricewaterhouseCooper), struktur permintaan konsumen terhadap kendaraan bergeser. Beberapa segmen melemah, sementara segmen-segmen lain bertahan, bahkan bertumbuh. Oleh karena itu, para pelaku industri otomotif perlu lakukan adaptasi dan memiliki visi strategis matang.

Ricky Thio, Chief Operating Officer Mazda Indonesia berkomentar, “Di Indonesia, sebagian besar orang masih menganggap mobil sebagai means of mobility, elemen penting dalam kehidupan sehari-hari. Di sisi lain, banyak orang juga melihat mobil sebagai cara untuk enrich the quality of life, sejalan dengan pemikiran Mazda bahwa the joy of driving may create the joy of living.”

Berdasar hal tersebut, berarti konsumen otomotif Tanah Air terbelah menjadi dua dalam permintaan terhadap kendaraan, yakni kebutuhan rasional dan aspirasi emosional. Mazda Indonesia yang sudah menetapkan visi strategis dengan aspirasi emosional, berhasil menjaga stabilitas performanya, meski di beberapa segmen mengalami perlambatan pertumbuhan.

Berdasar data internal, Ricky menyampaikan bahwa Mazda Indonesia hanya mengalami penurunan 0,12 persen pangsa pasar di Oktober 2025, lebih rendah dibanding beberapa pabrikan Jepang lain yang terkoreksi hingga 2-3 persen. Sementara di level retail, merek premium Jepang dan Eropa mengalami kontraksi sebesar 39 hingga 44 persen, dan Mazda berada di 29 persen.

Bertumbuhnya Mazda Indonesia, tentunya berdasar pada aspek kualitas kendaraan. Selain itu, konsumen saat ini juga makin cermat dalam membeli kendaraan. Mereka, pun menilai dari Total Ownership Cost (TOC) mencakup biaya servis dan perawatan, biaya registrasi dan administrasi, hingga memperhitungkan nilai jual kembali kendaraan.

Penilaian berdasar TOC, tentu tidak berdiri sendiri. Ekosistem otomotif bisa terbangun karena dipengaruhi pula oleh elemen eksternal, seperti regulasi pemerintah, dinamika industri, dan kesiapan infrastruktur, semua-nya membentuk momentum pasar dan arah preferensi konsumen.

“Indonesia adalah salah satu pasar otomotif yang sangat value competitive. Dengan banyaknya value proposition dari berbagai APM (Agen Pemegang Merek), konsumen perlu mampu menggabungkan faktor rasional seperti TOC, dengan kebutuhan personal mereka,” lanjut Ricky.

Selain perhitungan rasional seperti biaya kepemilikan, Mazda Indonesia juga melihat bahwa keputusan pembelian kendaraan kini ditentukan oleh supplement factors, seperti reliabilitas, kualitas produk, efisiensi bahan bakar, keamanan, kenyamanan berkendara, dan nilai emosional antara pengendara dan kendaraannya.

Ricky menegaskan bahwa Mazda Indonesia tidak mengabaikan TOC maupun kelengkapan fitur yang relevan. Ia berujar, “Mazda menambahkan emotional value yang membedakan kami, mulai dari KODO Design, Jinba Ittai, hingga pengalaman berkendara yang menyatu antara manusia dan mesin.”

Merek Jepang ini memandang kenyamanan, desain, dan pengalaman berkendara sebagai sebuah lapisan setelah aspek rasional terpenuhi. Seiring meningkatnya kesejahteraan konsumen, preferensi terhadap desain dan kenyamanan semakin menguat.

Proyeksi Mazda Indonesia terhadap industri otomotif di 2026

Untuk tahun 2026, Mazda Indonesia melihat peluang pemulihan yang bertahap. Semester pertama diperkirakan masih stabil, sementara akselerasi pertumbuhan dapat terjadi pada semester kedua. Pemulihan ini memerlukan prasyarat seperti stabilitas sosial, birokrasi yang memudahkan, kompetisi industri yang positif, dan sinergi lintas ekosistem.

“Kurva daya beli diharapkan kembali naik. Dengan ekosistem yang sehat dan kolaboratif, industri ini akan menemukan momentumnya,” lanjut Ricky.

Untuk menjaga relevansi merek dan produk di tahun 2026, Mazda akan menerapkan strategi segmentasi yang lebih presisi, membidik konsumen-konsumen yang mengutamakan kenyamanan berkendara, kebanggaan terhadap desain dari mobil yang dimiliki, serta menghargai nilai emosional dalam kepemilikan kendaraan.

Mazda juga memperkuat kapabilitas sales force agar lebih akurat mengidentifikasi karakter konsumennya. Selain penyempurnaan strategi segmentasi, di tahun depan mereka juga akan meluncurkan beberapa model baru, mayoritas SUV, selaras dengan kebutuhan pasar Indonesia yang menekankan utilitas dan kenyamanan.

Tidak hanya itu, Mazda juga menunjukkan komitmen investasi jangka panjang-nya melalui pembangunan Training Center baru untuk memperkuat ekosistem mulai dari penjualan hingga aftersales.

“Training Center ini adalah bukti investasi kami. Mazda hadir bukan hanya sebagai brand, tetapi sebagai ekosistem yang mendukung pengalaman pemilik dari awal hingga akhir,” tegas Ricky.

Mazda meyakini masa depan industri otomotif Indonesia adalah perpaduan antara logika dan rasa, didefinisikan melalui kualitas produk, desain yang memiliki jiwa, dan pengalaman berkendara yang menciptakan hubungan emosional kuat dengan pengendara. ##

Join Our Newsletter
Subscribe to our newsletter to get our newest articles instantly!

TAGGED:GAIKINDOMazdaMazda IndonesiaPricewaterhouseCooper
Share This Article
Facebook Email Copy Link

Berita Terbaru

Ducati MX Team Indonesia
Ducati MX Team Indonesia siap berlaga di berbagai kejuaraan
Berita Komunitas Komunitas Motor
BYD Sealion 8
BYD Sealion 8 PHEV meluncur dengan pilihan AWD atau FWD
Berita Mobil Mobil Baru
Showroom Lepas Kelapa Gading Jakarta Utara
Lepas resmikan showroom pertama dunia di Kelapa Gading Jakarta
Berita Bisnis
Honda Brio Satya S 2026
Honda Brio Satya S CVT 2026 meluncur
Berita Mobil Mobil Baru
Toyota Raize 2026
Toyota Raize 2026 semakin ‘ciamik’
Berita Mobil Mobil Baru

You Might Also Like

Kawasaki Ninja 7 Hybrid
BeritaMotorMotor Baru

Kawasaki Ninja 7 Hybrid Masuk Showroom pada Januari 2024

By
Indra Prabowo
November 10, 2023
Indonesia Autovaganza 2024 hadir dengan nuansa otomotif berbeda
BeritaKomunitasKomunitas Mobil

Indonesia Autovaganza 2024 Hadirkan Nuansa Otomotif Berbeda

By
Budi Hartono
Agustus 26, 2024
Mobil

Covid-19, Isuzu Indonesia Salurkan Donasi

By
Indra Prabowo
Mei 16, 2020
Ban Truk Goodyear S501
Mobil

Ban Truk Goodyear S501 Diluncurkan, Dukung Percepatan Industrialisasi di Indonesia

By
Reza Agis
Maret 17, 2022
Bikin Bangga Indonesia, Enea Bastianini riding di Jakarta dan dilepas Jokowi
Mobil

Pemenang MotoGP Qatar 2022 Panaskan Jakarta

By
Budi Hartono
Maret 16, 2022
bengkel uji emisi
BeritaMobil

Puluhan Bengkel Mitsubishi Terima Uji Emisi

By
Indra Prabowo
Maret 18, 2021

Otobisnis

  • About Us
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • TOS
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
Otobisnis.id

@ 2021 Otobisnis.id

Don't not sell my personal information
Manage Cookie Consent
To provide the best experiences, we use technologies like cookies to store and/or access device information. Consenting to these technologies will allow us to process data such as browsing behavior or unique IDs on this site. Not consenting or withdrawing consent, may adversely affect certain features and functions.
Functional Always active
The technical storage or access is strictly necessary for the legitimate purpose of enabling the use of a specific service explicitly requested by the subscriber or user, or for the sole purpose of carrying out the transmission of a communication over an electronic communications network.
Preferences
The technical storage or access is necessary for the legitimate purpose of storing preferences that are not requested by the subscriber or user.
Statistics
The technical storage or access that is used exclusively for statistical purposes. The technical storage or access that is used exclusively for anonymous statistical purposes. Without a subpoena, voluntary compliance on the part of your Internet Service Provider, or additional records from a third party, information stored or retrieved for this purpose alone cannot usually be used to identify you.
Marketing
The technical storage or access is required to create user profiles to send advertising, or to track the user on a website or across several websites for similar marketing purposes.
  • Manage options
  • Manage services
  • Manage {vendor_count} vendors
  • Read more about these purposes
View preferences
  • {title}
  • {title}
  • {title}
Otobisnis.id Otobisnis.id
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?