JAKARTA – Mahasiswa Program Studi S1 Manajemen Rekayasa, Sekolah Logistik dan Transportasi, Universitas Logistik dan Bisnis Internasional (ULBI) Bandung, mengunjungi di pabrik United Bike, Citeureup, Bogor.
Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung pengembangan sumber daya manusia melalui kolaborasi antara dunia pendidikan dan industri.
Sebanyak 15 mahasiswa mengikuti kunjungan yang didampingi Kepala Program Studi S1 Manajemen Rekayasa Dimas Mukhlis Hidayat Fathurohman, S.T., M.T., bersama dosen Adang Haryaman, S.T., M.T., Ir. Tazar Marta Kurniawan, MBA., IPU., CRP., serta staf Aini Lathifah, A.Md.Kom.
Rombongan disambut Head of Marketing Communications UNTD Meilany Suryanata dan Head of Human Resources & General Affairs (HR/GA) Henkson Steven.
Dalam kunjungan tersebut, mahasiswa memperoleh pemaparan mengenai profil perusahaan, proses bisnis, inovasi produk, hingga sistem manufaktur United Bike.
Peserta juga diajak melihat langsung proses produksi sepeda, mulai dari pembuatan rangka, pengecatan, perakitan komponen, hingga tahapan pengendalian kualitas sebelum produk dipasarkan.
Kegiatan ini bertujuan menghubungkan teori yang dipelajari di bangku kuliah dengan praktik di dunia industri, khususnya dalam pengelolaan produksi, distribusi, dan pengendalian kualitas.
Selain menambah wawasan mengenai penerapan teknologi dan inovasi di sektor manufaktur, kunjungan ini juga diharapkan memperkuat pemahaman mahasiswa tentang pentingnya profesionalisme, kerja sama tim, dan kesiapan menghadapi dunia kerja.
Direktur UNTD, Henry Mulyadi, mengatakan pengalaman belajar tidak hanya diperoleh di ruang kelas, tetapi juga melalui interaksi langsung dengan dunia industri.
“Kami percaya bahwa pengalaman belajar tidak hanya diperoleh di ruang kelas, tetapi juga melalui interaksi langsung dengan dunia industri. Melalui kunjungan ini, kami berharap mahasiswa dapat memahami bagaimana sebuah perusahaan manufaktur beroperasi, melihat pentingnya inovasi, kualitas, efisiensi, serta kolaborasi dalam setiap proses bisnis. Kami juga berharap kegiatan seperti ini dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk terus mengembangkan kompetensi yang relevan dengan kebutuhan industri di masa depan,” ujarnya.
Henry menambahkan, PT Terang Dunia Internusa Tbk akan terus membuka peluang kolaborasi dengan berbagai institusi pendidikan sebagai bagian dari kontribusi perusahaan dalam mendukung pengembangan talenta muda Indonesia.
Menurutnya, sinergi antara dunia akademik dan industri menjadi langkah penting untuk menciptakan lulusan yang adaptif, inovatif, dan memiliki kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan industri yang terus berkembang. (*)
