Tangerang – iCAR V23 memang memiliki tampilan menarik berkat desain boxy bergaya klasik yang ikonik. Tak hanya jual tampang, berdasar pengalaman penggunanya melalui sesi talkshow bersama iCAR Indonesia di GIIAS 2026, ternyata mobil listrik ini juga nyaman dipakai, andal digunakan bermobilitas, serta fleksibel untuk mendukung berbagai kebutuhan gaya hidup.
Sammy Simorangkir salah satunya. Solois kenamaan ini mengaku bahwa iCAR V23 menjawab kebutuhan akan kendaraan listrik yang nyaman digunakan sehari-hari, sekaligus memiliki karakter desain berbeda dari kebanyak SUV bertenaga listrik yang hadi di pasar otomotif nasional.
“Setelah menggunakannya setiap hari, saya merasa V23 memang sangat cocok untuk kondisi jalan di Jakarta. Jujur, saya juga tidak banyak melakukan modifikasi karena menurut saya desainnya sudah ganteng dari setiap sisi. Tinggal ditambahkan sedikit sentuhan eksterior sesuai selera, karakternya sudah sangat kuat. Fitur-fitur seperti ADAS juga membuat perjalanan harian terasa lebih nyaman dan memberikan rasa percaya diri,” ujar eks vokalis Kerispatih ini.
Senada dengan Sammy, Thomas Nawilis yang dikenal sebagai aktor dan sutradara ini juga bilang, bahwa iCAR V23 sudah memiliki tampilan menarik dalam kondisi bawaan pabrik. Meski begitu, mobil listrik ini tetap memberi kebebasan untuk para pemiliknya melakukan personalisasi.
“Kesan pertama saya ketika melihat V23 adalah desainnya sudah sangat berbeda dan bagus, seperti kanvas kosong yang siap dipersonalisasi sesuai karakter pemiliknya. Ground clearance yang tinggi juga membuat saya lebih percaya diri saat melewati jalan sempit maupun kondisi jalan yang kurang ideal,” kata Thomas yang juga berprofesi sebagai pemilik bengkel Nawilis.
Sementara itu, Humam Reno mengungkapkan bahwa ketertarikannya terhadap merek otomotif China ini telah tumbuh jauh sebelum V23 resmi dipasarkan di Indonesia. Setelah memilikinya, iCAR V23 kini menjadi kendaraan yang selalu menemaninya dalam berbagai aktivitas sehari-hari. bahkan, ia menggagas komunitas bernama V23 Evo Community.
“Saya sudah mengikuti perkembangan iCAR sejak awal. Jadi, ketika V23 resmi hadir di Indonesia, saya langsung tertarik untuk memilikinya. Setelah digunakan, mobil ini memang sesuai dengan ekspektasi saya. Sekarang V23 selalu menemani aktivitas sehari-hari, mulai dari berangkat kerja hingga kegiatan lainnya. Hal yang paling saya suka tentu desainnya yang unik. Hampir setiap kali berhenti atau parkir, selalu ada orang yang penasaran dan mengajak berbicara tentang mobil ini,” ungkap Humam.
Beragam pengalaman pelanggan, memperlihatkan bagaimana iCAR V23 menjawab kebutuhan dan menyesuaikan karakter penggunanya yang berbeda-beda. Model ini, dapat dipakai untuk mobilitas harian, medium untuk mengekspresikan gaya personal, sekaligus memberikan rasa percaya diri ketika digunakan dalam perjalanan luar kota maupun melewati kondisi jalan yang beragam.

iCAR V23 dibuat untuk mudah dipersonalisasi
Menanggapi pengalaman yang dibagikan para pemilik, Tommy Hermansyah, Product Planning Manager iCAR Indonesia menjelaskan bahwa fleksibilitas dan kemudahan personalisasi memang menjadi bagian dari pengembangan iCAR V23 sejak awal.
“iCAR hadir dengan ambisi untuk menjadi first choice of NEV brand bagi konsumen melalui produk kendaraan energi baru yang tidak hanya menghadirkan teknologi relevan, tetapi juga memiliki karakter yang kuat. Hal tersebut kami wujudkan melalui design language yang commanding dan distinctive, dengan memadukan estetika klasik yang timeless dan sentuhan modern. Pengalaman yang dibagikan para pemilik menunjukkan bahwa desain berkarakter, kenyamanan, fleksibilitas, dan teknologi V23 dapat beradaptasi dengan beragam kebutuhan serta gaya hidup penggunanya,” ujar Tommy.
Melalui sesi talkshow ini, iCAR Indonesia menunjukkan bahwa pengalaman kepemilikan V23 tidak hanya diukur dari spesifikasi dan teknologi, tetapi juga dari bagaimana kendaraan tersebut menjadi bagian dari kehidupan para penggunanya. Testimoni para pengguna di GIIAS 2026 juga mencerminkan tumbuhnya kepercayaan konsumen terhadap iCAR di Indonesia. ##
