Jakarta — Jika Anda malas antre di SPKLU (Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum), PLN Icon Plus punya jawabannya melalui Home Charging Services (HCS) Ultima. Ini merupakan solusi pengisian daya mobil listrik di rumah.
Dengan layanan yang aman dan sesuai standar, Home Charging Services Ultima dari PLN Icon Plus mendukung pengalaman berkendara yang lebih nyaman sekaligus memperkuat ekosistem kendaraan listrik yang terus berkembang di Indonesia.
“Dengan adanya HCS, kini proses dan seluruh tahapan tersaji lebih transparan dan dapat dipantau langsung melalui aplikasi PLN Mobile yang sudah terintegrasi,” ujar Aditya Syarief Darmasetiawan, Direktur Perencanaan dan Pengembangan PLN Icon Plus.
Ingin tahu lebih banyak tentang Home Charging dari PLN Icon Plus? Hubungi Hotline HCS Icon Plus di +62 877-2201-2123 dan dapatkan kemudahan mengisi daya kendaraan listrik langsung di rumah Anda. Bagi yang berminat, Anda juga bisa langsung mendaftar melalui aplikasi PLN Mobile untuk proses pengajuan yang lebih cepat, mudah, dan terintegrasi.
PT Indonesia Comnets Plus (ICON Plus) berdiri pada tahun 2000 dan merupakan anak perusahaan PT PLN (Persero) yang berfokus pada pengembangan dan pemanfaatan jaringan telekomunikasi berbasis infrastruktur ketenagalistrikan untuk mendukung kebutuhan komunikasi data dan teknologi informasi.
Sepanjang tahun 2023, PLN Icon+ mencatat pertumbuhan pendapatan yang signifikan, mencapai Rp 5,36 triliun, meningkat sekitar 33% dibandingkan tahun sebelumnya yang berada di kisaran Rp 4 triliun. Kinerja positif ini melanjutkan tren pertumbuhan tahun 2022 yang juga naik sekitar 16% dari tahun 2021.
Peningkatan pendapatan tersebut didorong oleh ekspansi bisnis Beyond kWh, yang mencakup layanan internet broadband, solusi digital, serta pengembangan infrastruktur telekomunikasi dan energi berbasis teknologi. Melalui diversifikasi usaha ini, PLN Icon Plus berhasil memperkuat posisi sebagai penyedia solusi energi dan digital yang terintegrasi di lingkungan PLN Group.
Pada tahun 2024, perusahaan menargetkan pertumbuhan pendapatan lebih lanjut hingga sekitar 43% year-on-year (YoY) dengan fokus pada perluasan jaringan, optimalisasi layanan digital, serta peningkatan penetrasi Iconnet sebagai layanan internet andalan. ##
