Jakarta — Ban kendaraan memiliki fungsi menopang beban kendaaan, meredam guncangan jalan, meneruskan gaya akselerasi dan deselerasi ke tanah, mengubah atau mempertahankan arah kendaraan. Untuk itulah ban berperan kunci dalam keselamatan.
Smeentara, ban mobil listrik dituntut lebih baik dibandingkan ban mobil konvensional. Pada umumnya bobot mobil listrik lebih berat dan respons akselerasinya lebih cepat dibandingkan kendaraan konvensional. Karakteristik tersebut dapat mempengaruhi tingkat keselamatan dan stabilitas berkendara, khususnya saat melaju pada kondisi jalan basah di periode dengan curah hujan tinggi.
Menjawab kebutuhan tersebut, PT Hankook Tire Sales Indonesia (HTSI) mengimbau para pengguna mobil listrik untuk lebih memperhatikan pemilihan ban yang tepat melalui jajaran ban Hankook iON. Ban ini dirancang khusus untuk kendaraan listrik, guna memastikan kenyamanan dan performa optimal di berbagai kondisi jalan.
“Produk-produk Hankook Tire selalu dikembangkan dengan mempertimbangkan dinamika kebutuhan pasar, termasuk meningkatnya adopsi kendaraan listrik di Indonesia. Kami berupaya memastikan setiap produk yang kami hadirkan sesuai dengan kebutuhan pasar lokal, mulai dari kondisi dan konstruksi jalan hingga kebiasaan berkendara masyarakat Indonesia. Melalui jajaran Hankook iON, kami menghadirkan beragam pilihan ban yang dirancang khusus untuk kendaraan listrik guna mendukung kenyamanan, efisiensi, dan keselamatan berkendara,” ungkap Bartek (Byunghak) Choi, Presiden Direktur Hankook Tire Sales Indonesia.

Hankook iON dikembangkan dengan mempertimbangkan karakteristik mobil listrik dan kebutuhan pengendaranya, dengan menghadirkan berbagai teknologi unggulan:
- i Perfect Grip yang memberikan daya cengkeram optimal saat bermanuver di jalan basah maupun saat aquaplaning
- i Sound Absorber yang mampu mengurangi kebisingan hingga 18%
- i Super Mileage yang memberikan usia tapak hingga 15% lebih panjang
- i Extreme Lightness yang membantu meningkatkan efisiensi baterai dan performa kendaraan listrik
Hankook iON tersedia dalam beberapa tipe, yaitu:
- iON EVO yang direkomendasikan untuk kendaraan listrik berperforma tinggi (high-performance EV)
- iON EVO AS yang dirancang untuk perjalanan jarak jauh dengan performa stabil
- iON GT yang menawarkan stabilitas sekaligus menggunakan bahan-bahan lebih ramah lingkungan
- iON ST AS untuk kebutuhan perjalanan jarak jauh.
Hankook Tire terus berinovasi menghadirkan produk ban berkualitas tinggi yang tidak hanya mengedepankan performa dan kenyamanan, tetapi juga aspek keselamatan berkendara di berbagai kondisi jalan. Melalui riset dan pengembangan yang menyeluruh, Hankook Tire optimistis tidak hanya lini produk iON, tetapi juga seluruh portofolio produknya, mampu menghadirkan solusi mobilitas yang andal serta menjawab kebutuhan konsumen di Indonesia.
Curah Hujan Hingga Maret 2026
Menurut Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), curah hujan masih berpotensi terjadi hingga awal Maret 2026, meskipun secara umum diperkirakan akan berangsur menurun. Namun, hujan lebat masih dapat terjadi secara lokal. Kondisi ini dapat menyebabkan permukaan jalan menjadi licin, munculnya genangan air, serta kerusakan di sejumlah titik yang secara langsung mempengaruhi tingkat keselamatan berkendara.
Jaringan Aksi Keselamatan Jalan (Jarak Aman) menekankan bahwa kondisi cuaca, khususnya saat hujan, menjadi salah satu faktor perlu mendapat perhatian lebih dari para pengemudi dalam keselamatan berkendara.
“Data Korlantas Polri yang kami peroleh pada tahun 2025 memperlihatkan bahwa kecelakaan dalam kondisi hujan sebanyak 3.715 kasus atau 2,4 persen dari total kejadian, sedangkan ketika berawan atau mendung sebanyak 2.878 kasus atau sekitar 1,86 persen,” kata Edo Rusyanto, koordinator Jarak Aman.
Dia menegaskan, bahwa setidaknya ada sekitar rata-rata 10 kasus kecelakaan lalulintas jalan per hari ketika hujan.
Sementara itu, Harso Kurniawan, Sekretaris Jenderal Jarak Aman, menambahkan, “Untuk mengurangi risiko aquaplaning, intinya kondisi ban jangan sampai ‘botak’ biar ada jalur air. Kondisi ban yang baik juga turut meningkatkan kemampuan pengereman kendaraan. Selain itu pengemudi harus memperhatikan jarak aman dan laju kecepatan ketika berkendara saat musim hujan.” ##
