Tangerang – PT Honda Prospect Motor (HPM) memperingati 50 tahun perjalanan Honda Civic di Indonesia dengan menghelat talkshow “50 Years of Civic in Indonesia – Culture. Evolved.” di booth HPM pada ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026.
Peringatan 50 Tahun Honda Civic, berdasar pada model ini yang mulai dipasarkan pada 1976 silam. Saat ini, model tersebut sudah memasuki generasi ke-11, dan sudah banyak melakukan evolusi pada desain, teknologi, bentuk bodi, hingga sumber tenaga. Tak heran kalau model ini tumbuh menjadi bagian dari budaya otomotif Indonesia.
Talkshow 50 tahun perjalanan Civic membahas empat perspektif, yaitu perkembangan produk dan teknologi bersama Yulian Karfili dari PT Honda Prospect Motor, motorsport bersama Avila Bahar, restorasi bersama Kartika “Chiro Civic”, serta komunitas bersama Irsya dari Honda Nouva Community Indonesia.
Pembahasan mencakup akar Civic di lintasan balap, berbagai nama khas yang lahir di Indonesia, perannya sebagai model pendobrak teknologi Honda, hingga keberlanjutan generasi klasiknya melalui restorasi dan komunitas.

50 tahun Honda Civic dan perjalanannya di Indonesia
Honda Civic mulai dipasarkan di Indonesia pada 1976. Namun model ini sudah dipakai di lintasan balap oleh pembalap legendaris Aswin Bahar. Sebelum dipasarkan, bisa dibilang, kemampuannya yang mumpuni di lintasan, menjadi sebab model ini dipasarkan di Tanah Air.
Digunakan untuk adu kecepatan oleh Aswin Bahar, Civic akhirnya mengakar ke generasi berikutnya, yaitu Alvin Bahar, hingga menurun ke sang cucu, Avila Bahar. Dipercaya untuk beradu kecepatan di lintasan, tiap generasi model ikonik itu, menjadi bagian dari sejarah motorsport keluarga Bahar.
Selain memiliki pengaruh di dunia balap, di pasar global pun model ini cukup ikonik lantaran hadir dalam berbagai karakter, mulai dari sedan, hatchback, coupe, wagon, hingga model shuttle. Tak ingin melepas DNA balap untuk penggunaan jalan raya, varian performa seperti Si dan Type R dihadirkan.
Konsumen Tanah Air pun pernah diberi pilihan atas kebutuhannya terhadap Honda Civic, yang pernah hadir dalam versi sedan hatchback, serta versi Type R. Meski memiliki banyak karakter, namun model ikonik ini punya satu tujuan, yakni fokus memberi pengalaman berkendara terbaik.
50 tahun hadir di Indonesia, model ini menggunakan teknologi berbeda di tiap generasinya. Edisi awal menggunakan mesin berteknologi Compound Vortex Controlled Combustion (CVCC), dilanjut Variable Valve Timing and Lift Electronic Control (VTEC), Turbocharged, hingga yang paling terkini adalah e:HEV, teknologi hybrid yang ramah lingkungan.
Civic e:HEV kini dilengkapi teknologi S+ Shift, yang sebelumnya diperkenalkan pada Honda Prelude. Teknologi ini menghadirkan sensasi perpindahan gigi dan respons berkendara yang lebih engaging pada sistem hybrid, sekaligus memperlihatkan bagaimana merek Jepang ini membawa karakter sporty memasuki era elektrifikasi.
Dari segi budaya dan komunitasnya, Civic memiliki komunitasnya di tiap generasi, mulai dari klasik hingga model terkini. Uniknya, Nouva Community Indonesia berdiri pada 2012, puluhan tahun setelah mobilnya berhenti dijual, dan banyak anggota komunitasnya berusia lebih muda daripada mobil yang mereka miliki.
