WUHU — Chery bersama Jaguar Land Rover (JLR) menghidupkan kembali nama Freelander. Sebelumnya Freelander merupakan salah satu model yang dimiliki oleh JLR, dengan periode produksi dari tahun 1997-2015.
Jika dahulu merupakan nama sebuah model, maka kini menjadi sub-brand di Chery. Model pertamanya Freelander 8 tampil di Wuhu, pada 25 April 2026.
CEO of FREELANDER International, Lucia Mao, menyampaikan bahwa FREELANDER memadukan warisan premium Inggris, kecerdasan teknologi, dan kemampuan all-terrain untuk menghadirkan pengalaman mobilitas premium bagi konsumen modern. Bersamaan dengan itu,mereka juga resmi membuka rekrutmen mitra ritel global.
Diperkenalkan pertama kali pada 1997 dan sempat menjadi SUV terlaris di Eropa (1997-2002), FREELANDER kini hadir kembali melalui kolaborasi strategis 14 tahun antara Chery dan Jaguar Land Rover. Kolaborasi ini memadukan kekuatan teknologi Chery dengan keahlian desain kelas dunia dari Jaguar Land Rover. Brand ini mengusung empat prinsip utama: British Unconventionality, Contemporary Premium, Creative Intelligence, dan Expressive.
Di sektor teknologi, FREELANDER 8 dibekali Qualcomm Snapdragon 8295 cockpit chip dengan proses 5nm untuk menghadirkan sistem kokpit yang lebih responsif dan mendukung hingga delapan koneksi multi-screen. Kendaraan ini juga dilengkapi L2+ ADAS sebagai fitur standar, dengan Advanced Valet Parking Driver (VPD) di pasar tertentu.
SUV ini menggunakan Intelligent All-Terrain System (i-ATS) pertama di dunia yang mendukung sembilan mode medan dan mampu menyesuaikan mode berkendara secara real-time. Sistem ini bekerja bersama virtual central lock, electronic limited-slip differential (e-LSD) pada penggerak belakang, dan dual-chamber air suspension untuk menghadirkan pengalaman all-terrain yang lebih percaya diri.
Mobil baru ini dirancang untuk memenuhi standar global five-star safety seperti ENCAP, CNCAP, Latin NCAP, ANCAP, dan ASEAN NCAP. Untuk memperkuat pembuktian kualitas tersebut, perusahaan menyiapkan lebih dari 1.000 unit uji jalan di berbagai negara, yang mencakup lebih dari 99% kondisi berkendara nyata.
Produksi seluruh kendaraan akan dipusatkan di Chery Jaguar Land Rover Changshu Intelligent Manufacturing Base. Fasilitas seluas 840.000 m² ini memiliki total investasi di atas USD 1,5 miliar, termasuk tambahan USD 440 juta untuk teknologi cerdas dan energi baru, dengan kapasitas tahunan 200.000 unit. ##
