Tangerang — Angka kecelakaan lalulintas di Indonesia masih tinggi. Sepanjang tahun 2025, Korlantas Polri mencatat 141.608 kecelakaan, di mana sepedamotor sebagai kendaraan yang paling banyak terlibat dan kegagalan menjaga jarak aman sebagai perilaku penyebab kecelakaan yang paling sering terjadi.
PT Federal International Finance (FIFGROUP) sebagai salah satu stakeholder pun terus mengampanyekan keselamatan berkendara. Salah satunya dengan menggelar Talkshow Safety Riding FIFGROUP Aman Berlalu Lintas (FABL), bersama PT Astra Honda Motor (AHM), pada 1 Agustus 2026, di GIIAS 2026, dengan para peserta dari komunitas motor Honda.
“Sebagai perusahaan pembiayaan yang sebagian besar konsumennya merupakan pengguna sepedamotor, kami memiliki tanggungjawab untuk terus mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya keselamatan berkendara. Kolaborasi bersama AHM di GIIAS menjadi salah satu upaya kami memperluas jangkauan edukasi tersebut,” kata ESR & Sustainability Management Department Head PT Federal International Finance, Sujono.
Sepanjang tahun lalu (2025), FIFGROUP Aman Berlalu Lintas melaksanakan inspeksi safety riding di 330 jaringan FIFGROUP dengan tingkat kepatuhan terhadap standar keselamatan mencapai 93,98%, menggelar pelatihan bersama Master Trainer Safety Riding Astra di enam wilayah, serta memberikan edukasi keselamatan berkendara. Memasuki 2026, jangkauan inspeksi diperluas menjadi 360 jaringan dan edukasi FABL juga akan hadir dalam rangkaian Hajatan Cabang FIFGROUP di berbagai kota.
Melalui FABL, perusahaan pembiayaan di bawah naungan Astra Financial ini berharap budaya keselamatan berkendara dapat terus tumbuh di tengah masyarakat seiring meningkatnya mobilitas dan perkembangan industri otomotif nasional.
Sementara M Zakky Zulfiar, Safety Riding Instructor dari PT Astra Honda Motor (AHM), mengatakan, “Keselamatan dimulai dari cara berpikir sebelum berkendara. Melalui edukasi ini kami berharap masyarakat semakin memahami pentingnya mengantisipasi potensi bahaya, menerapkan teknik berkendara yang benar, serta saling menghargai sesama pengguna jalan agar setiap perjalanan dapat berlangsung dengan aman.”
Kinerja PT Federal International Finance (FIF) Semester I 2026
Perusahaan membukukan laba bersih sebesar Rp2,37 triliun, meningkat 4,48% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp2,27 triliun. Peningkatan tersebut didorong oleh pertumbuhan penyaluran pembiayaan sebesar 7,07% year-on-year (yoy) menjadi Rp25,43 triliun hingga Juni 2026, dibandingkan Rp23,75 triliun pada periode yang sama tahun lalu.
Sejalan dengan pertumbuhan tersebut, jumlah unit yang dibiayai juga meningkat menjadi sekitar 1,70 juta unit, menunjukkan konsistensi permintaan masyarakat terhadap layanan pembiayaan FIF.
Kinerja positif perseroan ini merupakan hasil kontribusi dari seluruh portofolio layanan pembiayaan FIF, yaitu FIFASTRA untuk pembiayaan sepeda motor Honda, SPEKTRA untuk pembiayaan produk elektronik, gadget, dan perabot rumah tangga, dan DANASTRA untuk pembiayaan multiguna. Selain itu portofolio FINATRA hadir lewat layanan produk pembiayaan mikro produktif bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), serta AMITRA untuk pembiayaan syariah Haji dan Umrah.
