Jakarta — Mobil-mobil listrik (electric vehicle) dan PHEV (plug-in hybrid electric vehicle) punya banyak keunggulan dibandingkan mobil-mobil mesin pembakaran dalam (internal combustion engine) dan hybrid electric vehicle (HEV). Keduanya jauh lebih ramah lingkungan.
Di sisi lain, EV dan PHEV pun memiliki keunggulan lain yang tidak dimiliki oleh mobil-mobil ICE dan HEV, yakni fitur V2L (vehicle-to-load). V2L merupakan bentuk paling sederhana dari daya EV dua arah. Ini memungkinkan Anda mengambil listrik AC langsung dari kendaraan Anda untuk memberi daya pada perangkat-perangkat elektronik eksternal (televisi, kipas angin, kompor listrik, dan lain-lain), pada dasarnya mengubah mobil Anda menjadi generator portabel.
Tidak seperti V2H (vehicle-to-home) atau V2G (vehicle-to-grid), V2L tidak terhubung ke panel listrik rumah Anda atau jaringan utilitas. Anda cukup mencolokkan perangkat ke stopkontak di dalam atau di kendaraan Anda. Tidak ada instalasi, tidak ada izin, dan tidak ada peralatan khusus selain yang sudah ada di mobil.
Salah satu PHEV yang dijual di Indonesia adalah Chery Tiggo 9 CSh (Chery Super Hybrid). Fitur V2L di SUV 7-seater ini dapat dimanfaatkan oleh para pemiliknya sebagai sumber listrik pada perangkat-perangkat elektronik ketika melakukan kegiatan luar-ruang (outdoor) seperti berkemah, nonton bareng siaran sepakbola dan lain-lain.
Chery Tiggo 9 CSH dibekali layar head unit berukuran 15,6 inci beresolusi 2.5K High Definition yang ditenagai oleh Qualcomm Snapdragon 8155, menghadirkan tampilan visual yang tajam serta respons sistem infotainment yang cepat dan intuitif.

Kemeriahan acara nonton bareng akan semakin terasa dengan dukungan 14 Sony Premium Speakers, termasuk speaker yang terintegrasi pada sandaran kepala (headrest speaker). Sistem audio tersebut dimanfaatkan sebagai sumber suara utama untuk memperkuat audio pertandingan sehingga setiap momen penting dapat dinikmati seluruh peserta dengan kualitas suara yang jernih dan imersif.
Chery Tiggo 9 CSH dibekali dengan mesin 1.500cc turbo bertenaga 143 PS dan bertorsi 215 Nm; 3 motor penggerak; baterai 34,46 kWh. Sistem PHEV menghasilkan tenaga 536 PS dan torsi 650 Nm.
SUV ini dapat melaju sejauh 180 kilometer hanya dengan tenaga listrik. Sementara total jarak tempuh (listrik dan bensin) bisa mencapai 1.400 kilometer.
Selain di Chery Tiggo 9 CSH, fitur V2L juga dapat dijumpai di Chery J6 EV, Chery J6T EV, Chery E5 EV dan Chery Tiggo 8 CSH. ##
