Yokohama — Isuzu Motors Limited telah meluncurkan Isuzu ERGA FCV (Fuel Cell Vehicle), pada pekan pertama Oktober 2026. Inilah bus rute berkapasitas besar yang ditenagai oleh sel bahan bakar (fuel cell/FC) hidrogen.
Isuzu ERGA FCV merupakan hasil pengembangan bersama antara Isuzu dan Toyota Motor Corporation. Kendaraan ini berbasis pada ERGA EV — bus rute dengan lantai rata sepenuhnya (fully flat-floor) dan berteknologi kendaraan listrik berbasis baterai (BEV) yang diluncurkan pada tahun 2024.
Isuzu bertanggungjawab atas perencanaan, pengembangan, dan desain tubuh kendaraan. Toyota mengembangkan sistem sel bahan bakarnya (FC system).
Seiring dengan percepatan transisi menuju netralitas karbon, sektor transportasi umum kini menghadapi permintaan yang meningkat akan beragam kendaraan nol emisi yang disesuaikan dengan kebijakan energi regional serta kebutuhan pasar. Kendaraan sel bahan bakar (FCV), yang ditenagai oleh hidrogen, tidak menghasilkan emisi CO₂ saat beroperasi dan dapat diisi ulang dengan cepat.
Hal ini menjadikannya pilihan yang sangat menarik untuk operasional bus rute yang menuntut tingkat penggunaan kendaraan yang tinggi. Dengan diperkenalkannya Isuzu ERGA FCV, perusahaan yang berbasis di Yokohama ini kini menawarkan opsi FCV di samping BEV, sehingga mampu memenuhi kebutuhan pelanggan yang beragam sekaligus berkontribusi dalam membangun masyarakat berbasis hidrogen.
Isuzu ERGA FCV menghasilkan listrik melalui reaksi kimia antara hidrogen yang tersimpan di dalam tangki dengan oksigen dari udara di dalam tumpukan sel bahan bakar (FC stack). Listrik yang dihasilkan kemudian menggerakkan motor kendaraan. Kendaraan ini dilengkapi dengan FC stack yang mampu menghasilkan daya maksimum 113 kW serta tiga tangki hidrogen bertekanan tinggi berkapasitas masing-masing 157 liter, yang memungkinkan pengisian ulang hidrogen dalam waktu sekitar 10 menit. Jarak tempuh kendaraan melebihi 300 kilometer.
ERGA FCV secara signifikan mengurangi waktu pengisian energi—salah satu tantangan yang kerap ditemui pada BEV—sembari hanya mengeluarkan air dan tidak menghasilkan emisi CO₂ selama perjalanan. Seperti halnya BEV, kendaraan ini menawarkan pengalaman berkendara yang senyap dengan getaran minim. Selain itu, dengan menempatkan sistem FC dan tangki hidrogen bertekanan tinggi secara ringkas di bagian atap, bus ini memiliki lantai interior yang rata sepenuhnya—sama seperti ERGA EV—sehingga memberikan aksesibilitas yang sangat baik.
Bus ERGA FCV (ZBC-LV828LA) dilengkapi fitur-fitur keselamatan:
- Front Blind Spot Monitor, sebuah sistem keselamatan yang mendeteksi pejalan kaki dan pesepeda di depan kendaraan serta memberikan peringatan kepada pengemudi.
- EDSS (Emergency Driving Stop System), yang bekerja bersamaan dengan DSM (Driving Status Monitor). Jika sistem mendeteksi bahwa pengemudi tidak lagi mampu mengendalikan kendaraan, sistem akan secara otomatis mengurangi kecepatan dan menghentikan kendaraan. Setelah berhenti, rem parkir akan aktif secara otomatis untuk menjamin keamanan, bahkan saat berada di tanjakan atau turunan.
Melalui rencana bisnis jangka menengahnya, “ISUZU Transformation—Growth to 2030 (IX)”, Isuzu terus memajukan solusi netralitas karbon dengan menerapkan pendekatan multi-jalur (multi-pathway approach). Isuzu akan terus bekerja sama dengan para pelanggannya demi mewujudkan masyarakat yang berkelanjutan, melalui beragam jajaran kendaraan dengan berbagai pilihan sistem penggerak.
