Jakarta — Enduro Skill Contest 2026 menjadi ajang pembuktian bagi siswa-siswa SMK binaan Pertamina Lubricants untuk menguji kemampuan mereka di bidang otomotif. Salah satu peserta yang berhasil mencuri perhatian adalah Denis Nawaf Ricardo, siswa kelas XII SMKN 1 Talaga, Majalengka, yang keluar sebagai juara pertama kategori mekanik.
Denis menjadi yang terbaik setelah melewati persaingan dengan siswa dari 12 SMK binaan Pertamina Lubricants lainnya pada babak final yang berlangsung di Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP) Bandung, 30 September hingga 1 Oktober 2026.
Hadiah yang didapat Denis juga bukan sekadar trofi. Atas pencapaiannya, ia berhak mendapatkan uang pembinaan sebesar Rp15 juta sekaligus kesempatan mengunjungi paddock salah satu tim yang berlaga di MotoGP saat Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 di Pertamina Mandalika International Circuit pada Oktober ini.
Bagi Denis, kesempatan tersebut menjadi pengalaman baru untuk melihat secara langsung bagaimana tim balap profesional bekerja di balik layar.
“Saya sangat bersyukur atas kesempatan ini. Saya ingin berterima kasih kepada guru-guru pembina saya dan Pertamina Enduro,” ujar Denis.
Untuk uang pembinaan yang diterimanya, Denis mengatakan akan menyimpannya sebagai tabungan.
Belajar dari Motor Pelanggan
Kemampuan Denis dalam menangani sepeda motor tidak hanya diasah melalui pembelajaran di kelas. Ia juga mendapat kesempatan untuk terjun langsung ke bengkel sekolah melalui program Enduro Home Service (EHS).
Program teaching factory tersebut merupakan bagian dari inisiatif Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PT Pertamina Lubricants. Melalui EHS, siswa SMK binaan bisa menerapkan keterampilan yang mereka pelajari dengan menangani kendaraan milik masyarakat umum.
Bagi Denis, praktik langsung tersebut memberikan pengalaman yang berbeda dibandingkan hanya mempelajari teori.
Ia bahkan mengaku bisa menghabiskan waktu hingga sekitar delapan jam dalam sehari di bengkel. Beragam masalah yang ditemui dari motor pelanggan membuatnya harus terbiasa menganalisis kerusakan dan menentukan langkah perbaikan.
“Terkadang bisa sampai 8 jam sehari di bengkel. Masalah teknis motor pelanggan yang harus ditangani macam-macam. Jadi bisa belajar banyak karena yang dipelajari di kelas langsung dipraktekkan di bengkel,” kata Denis.
Selain kemampuan teknis, aktivitas di bengkel juga membuat Denis mengenal sisi lain dari dunia usaha. Ia belajar bagaimana mengelola bengkel sekaligus berhadapan langsung dengan konsumen.
Pengalaman tersebut kemudian menjadi salah satu bekalnya saat mengikuti Enduro Skill Contest 2026, khususnya ketika harus melewati berbagai modul praktik pada kategori mekanik.
Tak Hanya Soal Kemampuan Teknis
Corporate Secretary Pertamina Lubricants, Rika Gresia Wahyudi, mengatakan pengalaman praktik menjadi bagian penting dalam membantu siswa mempersiapkan diri menghadapi dunia kerja.
Menurutnya, EHS memberikan ruang bagi siswa untuk menerapkan materi yang didapat di sekolah dalam kondisi yang lebih nyata. Sementara itu, Enduro Skill Contest 2026 menjadi kesempatan bagi mereka untuk menguji kemampuan tersebut dalam sebuah kompetisi.
“Melalui Enduro Home Service, siswa mendapatkan kesempatan untuk menerapkan keterampilan yang dipelajari di sekolah dalam situasi nyata. Enduro Skill Contest menjadi ruang bagi siswa untuk menguji kemampuan tersebut melalui serangkaian modul praktik,” ujar Rika.
Ia berharap pengalaman tersebut dapat menjadi bekal bagi para siswa ketika nantinya memilih untuk masuk ke dunia kerja ataupun membangun usaha sendiri.
Bagi Denis, rencana setelah lulus pun sudah mulai disiapkan. Ia ingin melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi sebelum mengejar cita-citanya menjadi seorang wirausaha.
13 SMK Ikut Bertanding
Enduro Skill Contest 2026 mempertemukan siswa dari 13 SMK binaan Pertamina Lubricants pada babak final kategori mekanik.
Para peserta datang dari berbagai daerah, mulai dari Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Sumatera Utara hingga Sumatera Selatan. Mereka terdiri dari SMKN 1 Talaga, SMKN 2 Banjar, SMKN 2 Cilacap, SMKN 2 Tasikmalaya, SMKN 2 Medan, SMKN 2 Palembang, SMKN 3 Salatiga, SMKN Nusawungu, SMK Al Mufti Subang, SMK Futuhiyyah Mranggen, SMK Harapan Mulya Kendal, SMK Tamtama 2 Sidareja, dan SMK YPE Cilacap.
Setelah melalui rangkaian kompetisi, tiga peserta berhasil menempati posisi teratas kategori mekanik.
Berikut daftar pemenang Enduro Skill Contest 2026 kategori mekanik:
- Juara 1: Denis Nawaf Ricardo – SMKN 1 Talaga, Jawa Barat
- Juara 2: Muhammad Wahid Saifulloh – SMKN 3 Salatiga, Jawa Tengah
- Juara 3: Khairul Azzam Ibrahim – SMKN 2 Cilacap, Jawa Tengah
Kemenangan tersebut membuat Denis mendapat kesempatan untuk melihat lebih dekat aktivitas tim balap MotoGP. Bagi siswa yang selama ini mengasah kemampuan di bengkel sekolah, kunjungan ke paddock menjadi pengalaman yang bisa membuka pandangan lebih luas tentang dunia otomotif profesional.
Setelah menjadi juara pertama kategori mekanik Enduro Skill Contest 2026, Denis mendapat kesempatan mengunjungi paddock salah satu tim yang berlaga di MotoGP.
Bagi Denis, pengalaman di Enduro Skill Contest 2026 bukan hanya soal menjadi juara. Kesempatan melihat langsung aktivitas tim balap MotoGP menjadi pengalaman tambahan sebelum melanjutkan pendidikan dan mengejar cita-citanya sebagai wirausaha. ##
