Jakarta — Pada 10 Desember 2025, ChangAn Automobile Group merayakan produksi ke-30 juta kendaraan, di pabrik Chongqing, sejak produksi pertama pada tahun 1984. Perusahaan hanya butuh 4,5 tahun untuk mencapai produksi tersebut dari pencapaian produksi 20 juta kendaraan pada tahun 2021.
Pencapaian 10 juta kendaraan pertama ChangAn membutuhkan waktu 30 tahun. Tonggak kedua menyusul dalam tujuh tahun.
Lintasan percepatan ini mencerminkan upaya berkelanjutan ChangAn Automobile dalam memajukan kualitas, efisiensi, dan transformasi sistem penggerak, yang didukung oleh kolaborasi jangka panjang dan kemajuan bersama dengan para mitra globalnya.
Saat ini ChangAn Automobile merupakan salah satu dari empat grup otomotif besar China, dengan pengalaman manufaktur mobil selama 44 tahun, memiliki 21 basis manufaktur dan 76 pabrik di seluruh dunia. Kelompok otomotif ini memiliki sejumlah merek sendiri termasuk Uni, Nevo, LCV, Deepal, AVTR, dan merek-merek usaha patungan termasuk Ford, Mazda, dan JMC (Jiangling Motors Corporation).
Perusahaan memiliki lebih dari 18.000 insinyur dan teknisi dari 31 negara di seluruh dunia, dan telah membangun jaringan R&D di sepuluh kota di enam negara, yaitu Chongqing, Beijing, Shanghai, Dingzhou di Hebei, Hefei di Anhui, Turin di Italia, Yokohama di Jepang, Birmingham di Inggris, Detroit di AS, dan Munich di Jerman. Mereka memiliki proses R&D otomotif profesional serta sistem pengujian & verifikasi, untuk memastikan bahwa setiap produk dapat bertahan lebih dari 10 tahun atau 260.000 km penggunaan.

Dan, di tengah percepatan transformasi industri otomotif global, ChangAn tidak sekadar berbicara tentang teknologi. Perusahaan mengusung filosofi “Sharing the Future”—sebuah komitmen untuk berbagi kemajuan, inovasi, dan masa depan mobilitas yang lebih berkelanjutan bersama masyarakat dunia.
Rekam jejak panjang (lebih dari 40 tahun) tentunya menjadi pijakan bagi perusahaan yang awalnya sebagai gudang senjata milter pada tahun 1862 ini untuk berkembang sebagai pemain global berbasis teknologi dan rekayasa, bukan sekadar produsen kendaraan.
Kekuatan utamanya terletak pada kapabilitas engineering berstandar internasional. Perusahaan ini aktif mengembangkan teknologi keselamatan dan elektrifikasi, yang sudah diaplikasikan secara nyata. Salah satunya adalah Advanced Driver Assistance System (ADAS) yang kini diterapkan pada Deepal S07, mempertegas fokus Changan pada keselamatan dan kenyamanan berkendara masa depan.
Di sektor mobil listrik, inovasi ChangAn juga terlihat melalui pengembangan Golden Shield Battery (solid-state battery), sistem baterai canggih yang digunakan pada Deepal S07. Teknologi ini dirancang untuk meningkatkan efisiensi, keamanan, serta keandalan kendaraan listrik. Golden Shield Battery yang memiliki tingkat keamanan sangat tinggi diluncurkan oleh perusahaan di Guangzhou International Auto Show 2023.
“Dengan perjalanan panjang dalam inovasi dan pencapaian global, ChangAn hadir di Indonesia sebagai partner mobilitas yang ingin tumbuh dan berkontribusi bersama masyarakat Indonesia. Melalui semangat Sharing the Future, kami berkomitmen menghadirkan teknologi yang telah teruji secara global, kualitas dan keandalan yang dapat dipercaya, serta inovasi yang relevan untuk mendukung masa depan mobilitas yang lebih cerdas dan berkelanjutan,” Setiawan Surya, CEO ChangAn Indonesia.
Pada perayaan produksi ke-30 juta kendaraan, Zhao Fei, President of ChangAn Automobile, mengatakan ChangAn akan berada dalam 10 besar merek otomotif teratas dunia dengan penjualan tahunan sebesar 5 juta unit, pada tahun 2030. Dia memperkirakan lebih dari 60% penjualan akan berupa kendaraan energi baru dan 30% berasal dari pasar luar negeri, memperkuat posisi perusahaan di panggung dunia. ##
