Karawang – Berkomitmen untuk menjalankan tanggungjawab sosial dan lingkungan, Bridgestone Indonesia hadirkan berbagai inisiatif terintegrasi. Perusahaan ban ini, menginisiasi program Kampung Komposter Terintegrasi, program Reforestation, Innovation, and Sanggabuana Empowerment (RISE), serta program donor darah.
Berbagai inisiatif tersebut merupakan wujud dari Bridgestone E8 Commitment, yakni komitmen global merek ban Jepang ini terhadap keberlanjutan. Tujuannya, menghadirkan dampak positif berkelanjutan melalui nilai Ecology, Empowerment, dan Emotion, sekaligus mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs).
“Sustainability tidak hanya mencakup perlindungan lingkungan, tetapi juga upaya memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Melalui inisiatif konservasi keanekaragaman hayati, pemberdayaan ekonomi dan edukasi lingkungan, serta program kemanusiaan, kami berupaya menciptakan nilai bersama yang berkelanjutan bagi lingkungan, masyarakat, dan generasi mendatang,” ujar Presiden Direktur Bridgestone Indonesia, Mukiat Sutikno.
Program Bridgestone Indonesia beri dampak nyata untuk lingkungan dan masyarakat
Salah satu tindakan tanggung jawab sosial dan lingkungan, Bridgestone Indonesia hadirkan Kampung Komposter Terintegrasi di wilayah RW 16 dan RW 25, Kelurahan Harapan Jaya, Kecamatan Bekasi Utara. Inisiatif bernama Waste Management Bekasi ini mengelola sampah rumah tangga dengan fokus mengurangi jumlah sampah organik.
Dalam pelaksanaannya, Bridgestone Indonesia bermitra dengan institusi akademik yang berfokus pada pengabdian kepada masyarakat (PKM), pengelola lingkungan, dan kemitraan akademik untuk mengedukasi, mendampingi, dan menyediakan fasilitas pengelolaan sampah. Sebanyak 300 individu, 224 kepala keluarga, serta 100 siswa terlibat dalam program ini.
Berjalan sejak 2025 hingga saat ini, 52 komposter aktif di wilayah binaan telah menghasilkan sekitar 230 liter pupuk organik cair (POC) dan 120 kg kompos dalam 10 bulan. Benefitnya tidak hanya mendorong perubahan perilaku masyarakat dalam mengelola sampah, tetapi juga memperkuat ketahanan lingkungan, sosial, dan ekonomi secara berkelanjutan.
Selain Kampung Komposter Terintegrasi, Bridgestone Indonesia juga hadirkan Reforestation, Innovation, and Sanggabuana Empowerment (RISE) bersama Sanggabuana Conservation Foundation (SCF). Mereka melakukan konservasi yang terintegrasi, berbasis ilmu pengetahuan, dan melibatkan masyarakat sebagai mitra utama pelestarian lingkungan di sekitar Pegunungan Sanggabuana.
Inisiatif RISE tahun ini mencakup berbagai program strategis, seperti pembangunan rumah bibit untuk melestarikan spesies tanaman asli, penanaman lebih dari 400 pohon lokal berbasis geotagging, serta penerbitan jurnal ilmiah internasional terkait keanekaragaman jenis burung di Pegunungan Sanggabuana.
Mereka juga siapkan program adopsi sarang burung dilindungi, penyusunan dan pemberian buku edukasi keanekaragaman hayati kepada 10 sekolah, pemberdayaan 20 petani kopi lokal, serta pembangunan jalur interpretasi keanekaragaman hayati untuk mendukung edukasi dan pengembangan ekowisata berkelanjutan.
Program ini merupakan kelanjutan dari inisiatif yang telah berjalan sejak 2024, dan telah melibatkan ratusan karyawan sebagai relawan dalam berbagai kegiatan konservasi. Dampak nyatanya, mereka telah merehabilitasi 3 hektare ekosistem di kawasan Gunung Sanggabuana.

Selain menjaga kelestarian lingkungan, Bridgestone Indonesia bersama salah satu jaringan ritelnya, TOMO (Toko Model) Holy Ban, menghadirkan manfaat bagi masyarakat melalui program kemanusiaan berupa kegiatan donor darah. Mereka, berkolaborasi dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Jakarta Utara.
Dihelat pada akhir September, Kegiatan CSR Bridgestone Indonesia ini berhasil menghimpun 40 kantong darah dari karyawan dan pelanggan TOMO Holy Ban. Ke depan, program tersebut akan menjadi agenda rutin untuk mendukung ketersediaan stok darah nasional, sekaligus menumbuhkan budaya berbagi dan kepedulian sosial di jaringan ritelnya.
Melalui kolaborasi dengan berbagai pihak, kegiatan ini mencerminkan komitmen perusahaan terhadap kesejahteraan masyarakat. Program-program ini juga berhasil membangun hubungan yang harmonis dan memberikan kontribusi nyata bagi kualitas hidup masyarakat.
