Kuningan — Arak-arakan warga membawa hasil bumi menyusuri jalan desa, doa dipanjatkan bersama, dan aroma kuliner khas menguar dari sudut-sudut kampung. Begitulah suasana Desa Cibuntu, Kuningan, Jawa Barat, ketika Sedekah Bumi digelar pada 17 Oktober 2026. Di tengah perayaan itu, BMW Astra meresmikan Desa Sejahtera Astra Cibuntu dan menegaskan keseriusannya mengembangkan potensi wisata desa.
Sedekah Bumi kali ini mengusung tema berbahasa Sunda yang sarat makna: “Pameungkeut Dedeuh, Pamatri Asih, Sapangeusi Bumi.” Bagi masyarakat Cibuntu, perayaan ini adalah cara menyampaikan terima kasih kepada alam dan sesama. Berbagai hasil bumi dan olahannya dihadirkan, dan semuanya boleh dinikmati, bukan hanya oleh warga Cibuntu, tetapi juga oleh desa-desa di sekitarnya.
BMW Astra, yang bernaung di bawah PT Astra International Tbk. (Astra), memang sudah lebih dulu menggandeng Cibuntu lewat program Desa Sejahtera Astra. Kolaborasinya mencakup revitalisasi sarana desa dan penguatan UMKM. Sedekah Bumi menjadi puncak dari rangkaian itu, sekaligus panggung yang pas untuk memperkenalkan wajah baru desa kepada publik.
Peresmian dilakukan secara simbolis lewat penandatanganan dan penyerahan sertifikasi di sela acara. Chief Executive BMW Astra, Sanfrantis Tanu, menandatangani bersama Kepala Desa Cibuntu, Dadi Kurniadi. Prosesi tersebut disaksikan langsung oleh Bupati Kuningan, Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si.
Dalam sambutannya, Sanfrantis menjelaskan arah yang ingin dituju. “Melalui Desa Sejahtera Astra, kami berupaya mendukung pengembangan potensi yang dimiliki setiap desa, termasuk pendidikan serta kewirausahaan. Kami berharap kehadiran revitalisasi ini dapat dimanfaatkan masyarakat sebagai ruang untuk meningkatkan kualitas kehidupan di Desa Sejahtera Astra Cibuntu.”
Empat Bidang, Satu Tujuan
Pendampingan BMW Astra di Cibuntu berpijak pada empat bidang: pendidikan, kesehatan, kewirausahaan, dan lingkungan. Di sektor pendidikan, perhatian tertuju pada kualitas sekolah dan keterampilan generasi muda. PAUD direvitalisasi, alat bantu belajar diberikan, dan pelatihan digelar untuk guru maupun siswa. Untuk kesehatan, sasarannya adalah ibu dan anak.
Pada kewirausahaan, pengembangan usaha disusun sesuai kebutuhan dan kesepakatan bersama warga. Mutu produk dibenahi, akses pasar dibuka, dan kemasan produk lokal disediakan agar hasil olahan warga punya daya saing. Sementara di bidang lingkungan, warga dibekali upaya meningkatkan ketahanan terhadap iklim serta kesiapsiagaan menghadapi bencana.
Satu poin yang paling menarik perhatian adalah pengembangan sarana penunjang desa wisata. Dengan sarana yang lebih baik, daya tarik Cibuntu diharapkan ikut terdongkrak. Nilai tambah dari sektor wisata itu kelak diharapkan menjadi sumber peningkatan kualitas hidup masyarakat, dan semua bidang bisa berjalan beriringan tanpa saling menyingkirkan.
Pengembangan tersebut dijalankan dengan tetap memegang kaidah konservasi. Komitmen menjaga kelestarian alam dan budaya menjadi pegangan, sebab keduanya adalah modal utama sebuah desa wisata. Di sinilah Sedekah Bumi punya peran penting. Ia bukan sekadar pesta panen, melainkan atraksi budaya yang hidup dan lahir dari tradisi warga sendiri.
Rangkaian acaranya pun lengkap. Arak-arakan tradisi membuka perayaan, disusul penampilan seni dan budaya. Warga lalu berdoa bersama, menata sesaji, dan menutup dengan menyantap kuliner khas Cibuntu. Bagi pengunjung dari luar, pengalaman seperti ini sulit ditemukan di tempat lain.
Menuju 70 Tahun Astra
Desa Sejahtera Astra merupakan bagian dari program Corporate Social Responsibility (CSR) BMW Astra. Rancangannya berkelanjutan, berfokus pada penguatan desa di bidang kesehatan, pendidikan, lingkungan, dan kewirausahaan. Di Cibuntu, manfaatnya telah menjangkau lebih dari 973 warga. BMW Astra menyebut langkah ini sebagai kontribusi bagi masyarakat di sekitar wilayah operasionalnya.
Komitmen itu sekaligus menjadi bagian dari perjalanan panjang Astra. Pada 20 Februari 2027, grup usaha ini akan memasuki usia ke-70 dengan tema “Berkarya dan Tumbuh Bersama Indonesia.” Hampir tujuh dekade berjalan, Astra menilai kiprahnya bukan semata soal pertumbuhan perusahaan, melainkan juga upaya memberi manfaat bagi negeri.
Angkanya cukup besar. Sedikitnya 16 juta orang telah merasakan manfaat dari beragam inisiatif Astra di berbagai daerah. Khusus Desa Sejahtera Astra, jangkauannya sudah melampaui 1.500 desa di 35 provinsi, dengan garapan di bidang kesehatan, pendidikan, lingkungan, dan kewirausahaan.
Semangat tersebut sejalan dengan cita-cita Astra untuk sejahtera bersama bangsa, sekaligus mendukung Sustainable Development Goals (SDGs) Indonesia. Bagi Cibuntu, peresmian ini menjadi titik awal yang menjanjikan: desa mereka punya dukungan untuk berkembang sebagai tujuan wisata, tanpa harus melepaskan tradisi yang sudah mengakar. ##
