OTOBISNIS – Pameran industri otomotif Automechanika Jakarta 2026 akan segera digelar untuk pertama kalinya di Indonesia. Ajang yang mempertemukan berbagai pelaku industri komponen dan aftermarket otomotif ini akan berlangsung pada 24–27 September 2026 di NICE (Nusantara International Convention Center), PIK2, Kabupaten Tangerang.
Menggunakan area pameran seluas sekitar 20.000 meter persegi, Automechanika Jakarta 2026 akan menempati empat hall indoor serta area outdoor untuk berbagai aktivitas pendukung.
Kehadiran Automechanika di Indonesia menjadi bagian dari jaringan pameran Automechanika yang telah diselenggarakan di berbagai negara. Indonesia tercatat menjadi negara ke-15 yang menjadi tuan rumah ajang tersebut, setelah sejumlah negara di Asia seperti China, Malaysia, dan Vietnam.
Penyelenggaraan Automechanika Jakarta merupakan kolaborasi Messe Frankfurt bersama GIAMM (Gabungan Industri Alat-alat Mobil dan Motor), asosiasi yang mewadahi perusahaan manufaktur komponen dan suku cadang kendaraan bermotor di Indonesia.
Tidak hanya menjadi tempat untuk melihat produk terbaru, pameran ini juga dirancang sebagai wadah pertemuan bagi berbagai pelaku industri. Mulai dari produsen komponen, original equipment manufacturer (OEM), distributor, retailer, bengkel, hingga perusahaan penyedia solusi mobilitas akan hadir dalam satu rangkaian pameran.
Antusiasme terhadap gelaran perdana ini terlihat dari jumlah peserta yang mencapai lebih dari 300 perusahaan manufaktur dan trading. Dari jumlah tersebut, sekitar 60 persen merupakan perusahaan dari dalam negeri, sedangkan 40 persen lainnya berasal dari luar Indonesia.
Salah satu nama besar yang akan ambil bagian adalah Astra Otoparts Group sebagai strategic partner Automechanika Jakarta 2026. Astra Otoparts akan membawa 25 perusahaan dalam satu area booth yang menampilkan berbagai bagian dari ekosistem bisnisnya.
Produk yang ditampilkan mencakup beragam komponen otomotif, mulai dari komponen mesin, sistem pengereman, suspensi, bearing, baterai, ban, hingga komponen OEM dan aftermarket.
Selain Astra Otoparts, sejumlah perusahaan komponen nasional juga turut berpartisipasi, di antaranya Timur Raya Anugerah Damai, Dharma Group, Indoprima Group, dan Selamat Sempurna. Sementara itu, peserta internasional akan hadir melalui paviliun dari Malaysia, Singapura, Taiwan, Thailand, India, Eropa, dan China.
Dukungan terhadap Automechanika Jakarta 2026 juga datang dari pemerintah dan berbagai asosiasi industri. Kementerian Perindustrian, Kementerian Perdagangan, serta Kementerian UMKM turut memberikan dukungan terhadap penyelenggaraan pameran ini.
Salah satu fokus yang dibawa adalah membuka peluang bagi industri kecil dan menengah Indonesia untuk memperluas jaringan hingga ke pasar internasional. Melalui pertemuan bisnis dan networking yang berlangsung selama pameran, pelaku IKM diharapkan dapat bertemu dengan calon mitra dari berbagai negara.
Sejumlah asosiasi nasional seperti AISMOLI, APROBI, GATOMI, PAHAMI, PERDIPPI, PERIKLINDO, dan YDBA juga memberikan dukungan. Dari tingkat internasional, dukungan datang dari berbagai asosiasi industri otomotif di Jerman, Belgia, Malaysia, dan Jepang.
Selama empat hari penyelenggaraan, Automechanika Jakarta 2026 juga akan menghadirkan berbagai acara pendukung. Program tersebut mencakup pembahasan seputar pengetahuan praktis dan wawasan pasar, sekaligus menjadi kesempatan bagi pengunjung untuk membangun koneksi dengan para ahli, inovator, serta pengambil keputusan di industri otomotif.
Menariknya, masyarakat yang ingin datang ke Automechanika Jakarta 2026 tidak perlu menyiapkan biaya tiket masuk. Pengunjung dapat menghadiri pameran ini secara gratis dengan melakukan pendaftaran terlebih dahulu.
Dengan banyaknya peserta dari dalam dan luar negeri, Automechanika Jakarta 2026 diharapkan dapat menjadi salah satu titik temu penting bagi industri komponen dan aftermarket otomotif, sekaligus membuka lebih banyak peluang kerja sama bagi pelaku industri Indonesia.
