Jakarta — PT Federal International Finance (FIFGROUP) menorehkan hasil positif sepanjang tahun 2025. Berdasarkan hasil Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan Tahun 2026, Perseroan mencatat laba bersih sebesar Rp4,63 triliun pada tahun buku 2025, atau tumbuh 4,92% secara year-on-year (yoy).
Penyaluran pembiayaan FIFGROUP juga meningkat menjadi Rp49,45 triliun, naik 7,64% dibandingkan tahun sebelumnya. Di sisi kualitas pembiayaan, Non-Performing Finance (NPF) tetap terjaga pada level 0,20%, yang menempatkan Perseroan dalam kategori sangat sehat sesuai standar regulator.
“Capaian tersebut menjadi fondasi kuat bagi perusahaan untuk terus menghadirkan nilai tambah bagi masyarakat. Kinerja yang solid ini bukan hanya tentang angka, tetapi tentang bagaimana kami dapat terus hadir dan relevan dalam membantu masyarakat meraih impian mereka,” kata Indra Gunawan, Presiden Direktur FIFGROUP.
Sebagai informasi Indra Gunawan diangkat menjadi Presiden Direktur menggantikan Siswadi sesuai hasil RUPS Tahunan Tahun 2026. Siswadi sendiri, sekarang, menempati posisi sebagai Presiden Komisaris menggantikan Rudy. Perseroan juga mengangkat Julius Julianto Kusdinar dan Santi sebagai Direktur, serta mengangkat kembali Setia Budi, Sri Harjati, dan Daniel Hartono sebagai Direktur.
Sejalan dengan arah pertumbuhan jangka panjang, perseroan terus memperkuat implementasi prinsip keberlanjutan melalui inisiatif ESG dalam kerangka FIFGROUP 2030 Sustainability Aspirations yang berfokus pada tiga pilar utama, yaitu portfolio, people, dan public contribution. Pada aspek portfolio, Perseroan mencatat pembiayaan berkelanjutan sebesar Rp747,40 miliar hingga akhir 2025 serta memperkuat pendanaan hijau melalui ESG Loan senilai USD50 juta. Sementara itu, pada aspek people, FIFGROUP terus menghadirkan lingkungan kerja yang aman, sehat, dan inklusif, termasuk melalui pemberdayaan karyawan disabilitas yang mencapai 234 orang pada 2025, meningkat 9,3% dibandingkan tahun sebelumnya.
Di sisi public contribution, FIFGROUP menghadirkan berbagai inisiatif sosial melalui empat pilar utama:
- Sehat, Perseroan mengumpulkan lebih dari 24 ribu kantong darah
- Pintar, program literasi keuangan MENYALA (Menyuarakan Literasi melalui Aksi) menjangkau 31.746 siswa dan 5.405 guru, tumbuh 118% dibandingkan tahun sebelumnya
- Sejahtera mendorong pemberdayaan UMKM melalui dana bergulir sebesar Rp1,56 miliar
- Lestari diwujudkan melalui penanaman 30.000 pohon atau tumbuh sekitar 20% dibandingkan tahun sebelumnya, sebagai bagian dari komitmen menjaga keberlanjutan lingkungan
Pada 1 Mei 2026, perusahaan pembiayaan ini akan memasuki usia ke-37, dengan mengangkat tema “Teman Meraih Impian”, yang mencerminkan peran perusahaan tidak hanya sebagai penyedia layanan pembiayaan, tetapi juga sebagai bagian dalam perjalanan hidup masyarakat Indonesia. Komitmen tersebut diwujudkan melalui pendekatan yang lebih humanis dan dekat, salah satunya melalui peluncuran film pendek inspiratif berjudul “Farah”. Film itu menggambarkan bagaimana dukungan dan akses pembiayaan dapat menjadi titik balik dalam kehidupan seseorang menjadi lebih baik. ##
